Beranda Sekolah Hebat Opini Guru Media Series of Picture Dongkrak Hasil Belajar Materi Recount Text

Media Series of Picture Dongkrak Hasil Belajar Materi Recount Text

83
Oleh Hestining Erna Purwanti, M.Pd. Guru Bahasa Inggris di SMP Negeri 2 Purwodadi
Oleh Hestining Erna Purwanti, M.Pd. Guru Bahasa Inggris di SMP Negeri 2 Purwodadi

Pembelajaran menulis yang berorientasi pada teori tanpa aplikasi menjadikan peserta didik merasa jenuh dan bosan. Secara rinci, pembelajaran menulis teks esei pendek berbentuk descriptive dan recount dilakukan guru dengan langkah-langkah sebagai berikut: (1) guru menugaskan peserta didik untuk membaca teks esei pendek yang ada dalam buku; (2) guru menjelaskan unsur – unsur yang ada dalam teks, peserta didik diharuskan untuk mencatat; (3) guru menanyakan unsur-unsur yang terdapat dalam teks yang telah dibaca; (4) guru menugaskan peserta didik untuk menulis sebuah teks esei pendek dengan satu tema yang telah ditentukan oleh guru; (5) guru mengumpulkan teks yang telah ditulis peserta didik,seadanya; (6) guru menilai teks peserta didik dan (7) guru memberi PR berupa tugas menulis teks esei pendek pada peserta didik.

Media gambar seri adalah urutan gambar yang mengikuti suatu percakapan dalam hal memperkenalkan atau menyajikan arti yang terdapat pada gambar. Dikatakan gambar seri karena gambar satu dengan gambar lainnya memiliki hubungan keruntutan peristiwa. Kronologi atau urutan kejadian peristiwa dapat memudahkan peserta didik untuk menuangkan idenya dalam kegiatan bercerita.

Gambar seri juga merupakan komponen dari media gambar sebagai alat bantu penyampaian materi pelajaran dan membantu mempercepat pemahaman atau pengertian pada peserta didik sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai, kondisi dan keterbatasan yang ada mengingat kemampuan dan sifat – sifat khasnya (karekteristik) media yang bersangkutan, adapun langkah – langkah dari pelaksanaan media series of picture adalah a) guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai, disamping itu guru juga harus menyampaikan indikator – indikator ketercapaian KD, sehingga sampai dimana KKM yang telah ditetapkan dapat dicapai oleh peserta didik; b) menyajikan materi sebagai pengantar, guru memberikan momentum permulaan pembelajaran, guru dapat memberikan motivasi yang menarik perhatian peserta didik; c) guru menunjukkan atau memperlihatkan gambar-gambar yang berkaitan dengan materi, dalam proses penyajian materi, guru mengajak peserta didik ikut terlibat aktif dalam proses pembelajaran dengan mengamati setiap gambar yang ditunjukkan oleh guru atau temannya, dengan gambar kita akan menghemat energi dan peserta didik akan lebih mudah memahami materi yang kita ajarkan; d) guru menunjuk atau memanggil peserta didik secara bergantian untuk memasang atau mengurutkan gambar – gambar menjadi urutan yang logis, pada langkah ini guru harus dapat melakukan inovasi, karena penunjukan secara langsung kadang kurang efektif dan peserta didik merasa terhukum.

Salah satu cara adalah dengan undian, sehingga peserta didik merasa memang harus menjalankan tugas yang diberikan, gambar – gambar yang sudah ada diminta oleh peserta didik untuk diurutkan, dibuat atau dimodifikasi; e) guru menanyakan alasan atau dasar pemikiran dari urutan gambar tersebut, Peserta didik dilatih untuk mengemukakan alasan pemikiran atau pendapat tentang urutan gambar tersebut. Dalam langkah ini peran guru sangatlah penting sebagai fasilitator dan motivator agar peserta didik berani mengemukakan pendapatnya; f) Dari alasan atau urutan gambar tersebut, guru mulai menanamkan konsep atau materi sesuai dengan kompetensi yang ingin dicapai, dalam proses ini guru harus memberikan penekanan – penekanan pada hal yang ingin dicapai dengan meminta peserta didik lain untuk mengulangi, menuliskan atau bentuk lain dengan tujuan peserta didik mengetahui bahwa hal tersebut penting dalam pencapaian KD dan indikator yang telah ditetapkan. pastikan bahwa peserta didik telah menguasai indikator yang telah ditetapkan; g) peserta didik diajak untuk menyimpulkan atau merangkum materi yang baru saja diterimanya, kesimpulan dan rangkuman dilakukan bersama- sama dengan peserta didik. guru membantu dalam proses pembuatan kesimpulan dan rangkuman, apabila peserta didik belum mengerti hal – hal apa saja yang harus diperhatikan dalam pengamatan gambar tersebut guru memberikan penguatan kembali tentang gambar tersebut.

Jadi rendahnya hasil belajar bahasa Inggris peserta didik disebabkan oleh berbagai faktor, yaitu faktor interen dan faktor ekstern, salah faktor eksteren itu adalah guru, proses pembelajaran yang dilakukan oleh guru masih bersifat konvensional yaitu dengan metode ceraamah, sehingga lebih bersifat guru sentris, yang aktif hanya guru, sedangkan peserta didik hanya sebagai objek pembelajaran bukan sebagai subjek pembelajaran, peserta didik lebih pasif, partisipasi dan aktifitas peserta didik salah satu faktor penentu keberhasilan belajar , materi belajar recount text adalah salah satu materi yang cukup komplek sehingga guru dituntut inovatif agar proses pembelajaran dapat berhasil seperti yang diharapkan, media seri of picuture mampu meningkatkan hasil belajar materi recount text.

Oleh
Hestining Erna Purwanti, M.Pd.
Guru Bahasa Inggris di SMP Negeri 2 Purwodadi