Beranda Sekolah Hebat Opini Guru Mendongkrak Hasil Belajar IPA dengan Permen Kenyal dan Lidi

Mendongkrak Hasil Belajar IPA dengan Permen Kenyal dan Lidi

12
ENDANG HASTIN SEKAR WULAN, S.Pd SD NEGERI 2 CANDIROTO

Pada dasarnya mata pelajaran IPA merupakan mata pelajaran yang membahas tentang makhluk hidup dan lingkungan di sekitarnya serta gejala alam yang mengiringinya. Mata pelajaran IPA berkaitan dengan kehidupan manusia sehari hari. Menurut Ahmad Susanto (2013:167) mengatakan sains atau IPA adalah usaha manusia dalam memahami alam semesta melalui pengamatan yang tepat pada sasaran, serta menggunakan prosedur dan dijelaskan dengan penalaran sehingga mendapatkan suatu kesimpulan. Berdasarkan pendapat tersebut maka dapat dikatakan bahwa IPA merupakan pembelajaran yang membahas segala seluk beluk yang berkaitan dengan makhluk hidup dan alam semesta.

Pada pembelajaran IPA di kelas 5 terdapat materi yang membahas tentang fungsi rangka pada manusia. Akan tetapi sebagian besar siswa masih belum mengerti dan kesulitan dalam menyebutkan akan manfaat rangka bagi tubuh mereka. Sehingga guru dituntut untuk dapat menggunakan metode dan alat peraga yang tepat. Menurut Faizal (2010) alat peraga  pendidikan  sebagai instrument audio maupun visual yang digunakan untuk membantu proses pembelajaran menjadi lebih menarik dan membangkitkan minat siswa dalam mendalami suatu materi. Berdasarkan pendapat tersebut maka dapat dikatakan bahwa alat peraga dapat membuat proses belajar mengajar menjadi lebih efektif dan dapat mendapatkan hasil belajar yang sesuai dengan KKM. Sedangkan menurut Jihad dan Haris (2012:14) hasil belajar merupakan pencapaian bentuk perilaku yang cenderung menetap dari ranah kognitif, afektif dan psikomotorikdari proses belajar yang dilakukan dalam waktu tertentu. Dengan demikian alat peraga yang tepat sangatlah berpengaruh pada peningkatan hasil belajar yang akan dicapai oleh siswa.

  Pada pembelajaran IPA dengan materi tentang manfaat rangka manusia di SD Negeri 2 Candiroto, guru menggunakan alat peraga yang sedergana yaitu permen kenyal dan sebatang lidi. Sifat permen kenyal yang bisa ditarik-tarik dapat dijadikan sebagai alat peraga daging manusia. Sedangkan lidi dapat kita gunakan sebagai alat peraga rangka manusia. Caranya adalah dengan menempelkan atau menusukkan lidi pada permen kenyal. Dengan cara itu guru dapat menunjukkan pada siswa bahwa fungsi rangka manusia adalah untuk menegakkan tubuh manusia. Agar siswa lebih mengerti guru juga mencoba menarik lidi dari permen kenyal sehingga guru dapat menunjukkan bahwa tanpa lidi, permen kenyal tidak dapak diletakkan dengan tegak. Setelah melihat percobaan dengan alat peraga yang sederhana tersebut, siswa dapat membandingkan bagaimana kondisi tubuh dengan yang memiliki rangka dan tidak memiliki rangka

Sebelum menggunakan alat peraga sederhana yaitu permen kenyal dan lidi, hasil belajar siswa di SD negeri 2 Candiroto masih banyak yang belum tuntas. Hanya beberapa siswa yang sudah mencapai KKM. Setelah menggunakan alat peraga tersebut, hasil belajar siswa mengalami peningkatan. Bahkan ada banyak siswa yang mendapatkan hasil belajar di atas KKM yang sudah ditentukan. Hal tersebut dapat membuktikan bahwa penggunakan alat peraga yang tepat dapat mendongkrak hasil belajar siswa dan dapat mebuat siswa lebih aktif dalam mengikuti pembelajaran.

 

ENDANG HASTIN SEKAR WULAN, S.Pd

SD NEGERI 2 CANDIROTO