Beranda Sekolah Hebat Opini Guru Mendongkrak Minat Belajar Bahasa Inggris dengan Model TGT

Mendongkrak Minat Belajar Bahasa Inggris dengan Model TGT

108
Sri Kusuma Hastuti,S.Pd Guru SMP Negeri 1 Sapuran
Sri Kusuma Hastuti,S.Pd Guru SMP Negeri 1 Sapuran

Apakah  Anda  mempunyai masalah dalam interaksi pembelajaran  di dalam kelas? siswa kurang aktif, tidak suka mengikuti pelajaran bahkan  terjadi ketika akan masuk kelas  pintu  dikunci dari dalam.

       Kejadian seperti di atas mungkin pernah kita  alami. Mari kita merefleksi diri  apa yang kurang dari layanan kita. Metode yang tidak tepat, pembelajaran yang monoton, terlalu keras pada peserta didik mungkin ini yang terjadi. Masalah ini bila kita biarkan akan berdampak  dengan prestasi belajar kemampuan berbicara rendah, kemampuan menulis kurang. Hasil penilaian harian  kurang dari KKM.

Tindakan intervensi yang digunakan untuk menyelesaikan masalah harus diimplementasikan dalam “Proses Pembelajaran”. Sebelum memilih tindakan perlu dipahami  pendekatan, strategi dan metode sebagai berikut:

Pengertian Pendekatan menurut Udin Saripudin Winataputra kata pendekatan  berasal dari kata (Bahasa Inggris) “approach” yang artinya penghampiran, jalan, tindakan mendekati. Pendekatan pembelajaran dapat diartikan sebagai jalan yang digunakan oleh guru atau pembelajar untuk menciptakan suasana yang memungkinkan siswa belajar. Pendekatan lebih bersifat konseptual artinya terjadi dalam pikiran guru yang menjadi kerangka untuk melakukan tindakan pembelajaran.

.        Pengertian Strategi berasal dari kata (Bahasa Inggris) Strategy artinya akal atau siasat. Strategi pembelajaran merupakan urutan langkah atau prosedur yang digunakan guru untuk mensuasanai siswa dalam mencapai tujuan belajar. Strategi bersifat operasional.  Pengertian  Metode menurut Udin Saripudin Winataputra kata  metode  berasal dari kata (Bahasa Inggris) “Method” yang artinya cara, teknik.

Metode pembelajaran diartikan cara yang digunakan oleh guru dan siswa dalam mengolah informasi (fakta,konsep,data) pada proses belajar mengajar yang memungkinkan terjadi langkah tertentu.Penggunaan metode atau model pembelajaran yang tepat akan membangkitkan minat belajar.

Sikap simpatik guru di dalam kelas akan membuat suasana belajar menyenangkan,penyajian materi pelajaran yang enak mudahkan pemahaman peserta didik.Gunakanlah salah satu dari model-model pembelajaran yang menyenagkan,salah satu model pembelajaran  adalah model Pembelajaran“Team s Games Tournament ”

Berikut adalah syntax dari Teams games Tournament (TGT). Bentuk kelompok siswa heterogen 4 orang kemudian berikan informasi pokok materi dan mekanisme kegiatan.Siapkan meja turnamen secukupnya, misalnya 10 meja  dan tiap meja ditempati 4 siswa yang berkemampuan setara, meja 1 diisi oleh siswa dengan level tertinggi dari dari tiap kelompok dan seterusnya sampai meja ke-X ditempati oleh siswa yang levelnya paling rendah. Penentuan tiap siswa yang duduk pada meja tertentu adalah hasil kesepakatan kelompok.

Selanjutnya adalah pelaksanaan turnamen, setiap siswa mengambil kartu soal yang telah disediakan pada setiap meja dan mengerjakannya untuk jangka waktu tertentu (misalnya 5 menit). Siswa dapat mengerjakan lebih dari satu soal dan hasilnya diperiksa dan dinilai, sehingga diperoleh skor turnamen untuk tiap individu dan sekaligus skor kelompok asal.

 Siswa pada tiap meja turnamen sesuai dengan skor yang diperolehnya diberikan sebutan (gelar) superior, very good, good, medium.

Bumping dilakukan pada turnamen kedua (begitu juga untuk turnamen ketiga, keempat, dan seterusnya). Pergeseran tempat duduk kelompok siswa pada meja turnamen sesuai dengan sebutan gelar tadi.

Setelah selesai, hitunglah skor untuk tiap kelompok asal dan skor individual, berikan penghargaan kelompok dan individual. Dengan model pembelajran TGT siswa akan kembali aktif ,senang dan berdampak dengan prestasi belajar siswa.

Sri Kusuma Hastuti,S.Pd

Guru SMP Negeri 1 Sapuran