Beranda Jateng Pantura Timur Mercon dan Miras Sasaran Operasi Pekat

Mercon dan Miras Sasaran Operasi Pekat

63
BERBAGI
Polisi merazia sejumlah lapak dan toko penjual petasan di Kota Pati belum lama ini. FOTO: AGUS RIYANTO/JATENGPOS.CO.ID

JATENGPOS.CO.ID, PATI –  Jajaran Polres Pati merazia pasar, toko dan lapak yang menjual petasan belum lama ini. Langkah tersebut untuk menjaga kondusifitas Kota Pati saat perayaan Tahun Baru.

Kapolres Pati AKBP Maulana Hamdan melalui KBO Sabhara Polres Pati Iptu Sutamto mengatakan, operasi dilakukan di tiga tempat, yakni di Pasar Puri Baru, toko milik Wiwiek Widjajanti (62) dan toko Yuliana Hermawati (44).

Toko milik dua warga keturunan tersebut, merupakan warga Desa Ngarus RT 08 RW 01 Kecamatan Pati Kota. Dari hasil operasi di Pasar Puri, polisi tidak menemukan penjual petasan.

“Namun di dua toko milik Wiwik dan Yuliana, kami menemukan beberapa petasan dan sudah kami amankan,” ujar Iptu Sutamto.

Barang bukti yang berhasil diamankan polisi dari toko milik Wiwiek adalah 48 buah petasan jenis happy flower dan 100 buah petasan jenis five fold color. Kemudian di toko Yuliana sebanyak 24 buah petasan jenis happy flower.

“Kami harapkan para pemilik toko maupun pelapak untuk tidak menjual petasan, karena itu sangat berbahaya,” imbaunya.

Terpisah, dua lokalisasi yang berada di Kecamatan Margorejo yakni Kampung Baru (KB) dan lokalisasi Lorong Indah (LI), menjadi sasaran Operasi Pekat Satuan Sabhara Polres Pati. Operasi tersebut difokuskan pada penjualan minuman keras (miras).

Transaksi jual beli miras biasanya meningkat menjelang perayaan tahun baru. Karena itu, polisi sigap melakukan patroli dan menggelar operasi.

Dari lokalisasi KB dan LI, polisi menyita 387 botol miras berbagai merek. Razia tersebut tujuannya menciptakan kondisi yang tertib dan aman di masyarakat, menjelang perayaan pergantian tahun baru.

Tidak hanya menyasar lokalisasi dan tempat hiburan malam, polisi juga membidik distributor maupun produsen miras yang tak berizin.

“Razia dengan target miras bukan tanpa alasan. Mengingat, miras bisa jadi pemicu keributan dan tindakan kriminal. Kita tidak ingin perayaan tahun baru diwarnai gangguan keamanan dan ketertiban,” tegasnya.

Polisi juga gencar melakukan pemberantasan premanisme. Sejalan dengan itu, juga meningkatkan patroli mengantisipasi tindak kejahatan lain, seperti pencurian dengan kekerasan (curas).(gus/mel/rif/udi)

BERBAGI