Beranda Jateng Musrenbang Jateng 2018: Tingkatkan Pembangunan, Tumbuhkan Perekonomian

Musrenbang Jateng 2018: Tingkatkan Pembangunan, Tumbuhkan Perekonomian

BERBAGI

JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Peningkatan sektor pembangunan dan perekonomian menjadi pokok diskusi Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Jateng di Gedung Grahadika Bhakti Praja Komplek Gubernuran, Jalan Pahlawan Kota Semarang, Kamis (12/4). Acara itu dihadiri pejabat terkait, para pemangku kebijakan daerah, dan forum komunikasi pemimpin daerah (forkopimda).

Anggota DPD RI Gusti Kanjeng Ratu Ayu Koes Indirah, yang menjadi tamu kehormatan juga memberi masukan pada jajaran pemerintah provinsi untuk memasukkan bahasa Jawa dan aksara Jawa sebagai warisan muatan lokal yang harus dijaga.

“Saya mengharapkan bahasa Jawa bisa dimasukan ke dalam nilai muatan lokal agar bisa terjaga kelestariannya, seperti Provinsi Bali yang menggunakan aksara daerah sebagai papan penunujuk jalan,” harapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPRD Jateng Rukma Setyabudi mengharapkan seluruh jajaran pemerintah provinsi yang bertanggungjawab dalam rencana kerja perangkat daerah (RKPD) agar dapat dilaksanakan sebagaimana semestinya.

Disisi lain, dia juga menjelaskan fungsi lembaga legislatif berperan dalam pembangunan penyusunan RKPD melalui cara reses. Dengan sistem tersebut, para anggota dewan menyerap aspirasi masyarakat secara langsung sehingga bisa menjadi bahan pertimbangan oleh pemprov.

“Walau tidak berperan secara langsung, kami dari kalangan dewan terus membantu pemprov dengan cara penyerapan aspirasi secara langsung lewat reses. Dalam acara reses tersebut, kalangan dewan menyerap aspirasi secara langsung dari tokoh-tokoh masyarakat tingkat kelurahan yang menyampaikan harapan pembangunan jateng. Lewat cara tersebut, diharapkan, menjadi acuan saran pembangunan dalam RKPD tahun 2019 dan mereka lebih mengharapkan pembangunan yang merata,” terang Rukma.

Sementara, Plt. Gubenur Jateng Heru Sudjatmoko lebih mengharapkan semua dinas terkait dapat saling membantu melaksanakan progam isu strategi pembangunan daerah. Isu strategi pembangunan daerah Jateng juga mengacu pada referensi dari pusat dimana pada tahun pertama adalah peningkatan infrastruktur diikuti peningkatan kualitas sumber daya manusia baik di bidang pendidikan, sosial, kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.

“Sebagai salah satu lembaga tertinggi di Jateng, dari pihak ekskutif terus melaksanakan progam RKPD tahun 2019 mengacu isu strategi pembangunan daerah. Pada masa awal pelaksanaan lebih menitik beratkan pada percepatan pembangunan infrastrujktur sebagai landasan utama berjalannya roda pemerintahan. Setelah itu, disusul progam peningkatan SDM, dimulai dari kesejahteraan pendataan warga kurang mampu, peningkatan pelayanan kesehatan dari tingkat kelurahan hingga provinsi, peningkatan di bidang pendidikan yaitu meningkatkan kualitas pendidikan serta kesejahteraan tenaga pendidik,” tegas Heru.(ahm/udi)

BERBAGI