Beranda Hukum & Kriminal Ngaku Dokter, Tipu Calon Pendaftar PNS

Ngaku Dokter, Tipu Calon Pendaftar PNS

BERBAGI
Pelaku penipuan bersama petugas Polsek Grogol. FOTO : ADE UJIANINGSIH/JATENGPOS.CO.ID

JATENGPOS.CO.ID, SUKOHARJO – Mengaku berprofesi sebagai dokter, seorang pria yang diketahui bernama Priyono Broto Atmojo (43) menjerat sejumlah korban yang dijanjikan untuk dimasukkan sebagai Pegawai negeri Sipil (PNS). Sedikitnya sudah empat kali pelaku melakukan aksinya dan pelaku kena batunya saat ia beraksi di halaman parkir RS Dr Oen Solo Baru.

Saat ini pelaku yang tercatat warga Dukuh Puroasri RT 37 / RW 10 Desa Puro, Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen, sudah diamankan di Mapolsek Grogol Sukoharjo untuk diproses hukum lebih lanjut. Dia dikenai pasal pasal 378 dan 372 KUHP dengan masing – masing ancaman pidana kurungan selama – lamanya empat tahun.

Kapolsek Grogol Sukoharjo AKP Dany Herlambang saat dikonfirmasi, Jum’at (8/12) membenarkan kasus dokter palsu yang melakukan penipuan pada Dewi Anggari Murni (37) warga Dukuh Juru Tengah Desa Sejati, Kecamatan Giriwoyo, Kabupaten Wonogiri.

“Dari Hasil pemeriksaan, kasus tersebut bermula pelaku dan korban saling kenal lewat FB dengan akun pelaku bernama Aldo Lumut’. Dari perkenalan itu, pelaku mengaku sebagai dokter di Rumah Sakit Dr Oe Solo Baru, Grogol dan menjanjikan mengupayakan korban dapat diterima sebagai PNS,” kata AKP Dany Herlambang.

Setelah itu, lanjut Dani, pada Senin, 30 Oktober 2017 mereka berdua janjian bertemu di sebuah toko modern daerah Langenharjo, Kecamatan Grogol. Selanjutnya pelaku mengajak berkeliling menggunakan sepeda motor korban, hingga akhirnya sampai di depan gapura pintu masuk RS Dr Oen Solo Baru. Dengan berpura – pura hendak memarkirkan sepeda motor, pelaku meminta korban turun dan tak hanya, korban juga diminta menunggu sebentar  dengan alasan pelaku hendak menemui pasien di dalam rumah sakit

“Setelah ditunggu beberapa lama tidak kunjung datang, oleh salah satu karyawan rumah sakit bagian parkir yang merasa kasihan, kemudian menawarkan diri mengantar pulang korban ke rumahnya di Wonogiri. Sadar telah menjadi korban penipuan akhirnya korban melapor ke Polsek Grogol,” jelas Dani.

Dari kejadian tersebut, korban menderita kerugian kehilangan satu unit sepeda motor matic milkinya warna magenta hitam, bernopol AD-4229-ACG, tahun 2017 berikut dompet berisi  KTP, SIM, ATM, STNK, dua buah hape dan uang tunai sebesar Rp 350 ribu yang tertinggal di dalam jok sepeda motor

Pelaku berhasil ditangkap pada Selasa 5 Desember 2017 kemarin, saat akan beraksi lagi menjerat korbannya di lokasi yang sama yakni parkir Dr Oen Solo Baru. Dari hasil interogasi, sepeda motor milik korban serta satu buah hape dibuang ke pantai Parangtritis, Yogyakarta.

Selain itu, pelaku yang disetiap aksinya selalu mengaku sebagai dokter ini ternyata sudah beroperasi di beberapa tempat, antara lain, di Kecamatan Delanggu, Kabupaten Klaten tepatnya di depan Rumah Sakit PKU dengan hasil tiga unit sepeda motor matic dan telah dijual di pasar Notoharjo, Semanggi Solo. (dea/saf)