Beranda Headline Novel Blak-blakan ke Penyidik

Novel Blak-blakan ke Penyidik

Siap Dipertemukan dengan Pelaku

73
NOVEL BASWEDAN DIPERIKSA SEBAGAI SAKSI :Penyidik Senior KPK Novel Baswedan (tengah) berjalan meninggalkan ruang penyidikan usai menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (6/1/2020). Novel Baswedan datang untuk memberikan keterangan sebagai saksi pascapenetapan dua orang tersangka pelaku penyiraman air keras. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/wsj.
NOVEL BASWEDAN DIPERIKSA SEBAGAI SAKSI :Penyidik Senior KPK Novel Baswedan (tengah) berjalan meninggalkan ruang penyidikan usai menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (6/1/2020). Novel Baswedan datang untuk memberikan keterangan sebagai saksi pascapenetapan dua orang tersangka pelaku penyiraman air keras. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/wsj.

JATENGPOS.CO.ID, JAKARTA – Penyidik senior KPK, Novel Baswedan, menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya terkait penyerangan menggunakan air keras yang dialaminya. Novel mengatakan pemeriksaan berjalan lancar.

“Baik lancar, tapi nanti ya aku salat dulu, kembali lagi ke sini untuk beri keterangan lainnya, semoga ini nggak lama, penyidiknya baik kok,” kata Novel kepada wartawan di depan masjid Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (6/1).

Novel menyampaikan hal tersebut di sela-sela waktu pemeriksaan. Setelah salat, pemeriksaan akan dilanjutkan.

Novel mengatakan dirinya sebagai korban akan blak-blakan memberikan keterangan kepada penyidik dalam kasus penyerangan ini. Meski demikian, Novel belum mau membeberkan substansi pemeriksaan.

“Pemeriksaan masih berlangsung saya belum baca, belum lihat berapa pertanyaan, saya kira apapun itu saya sebagai korban berkepentingan atas perkara ini ya, tentu saya akan sampaikan apa yang diperlukan dalam proses penyidikan, tapi lebih lanjut saya akan katakan setelah selesai pemeriksaan, agar tuntas ya,” ucap Novel.

Novel juga menyebut sudah memberikan jawaban kepada penyidik terkait dua pelaku penyiraman air keras terhadapnya yang ditangkap oleh Polda Metro Jaya. Namun dia belum mau mengungkap terkait fakta tersebut.

“Saya sudah katakan ke penyidik, nanti ya setelah pemeriksaan,” ujar Novel.

Novel juga mengaku siap bila dipertemukan dengan dua tersangka teror terhadap dirinya.

“Pastinya kalaupun konfrontir itu kan penyidik, dan saya nggak tahu. Kalau sekarang kan saya memberikan keterangan apa yang ditanya semua saya jawab, jadi saya kira soal apakah dikonfrontir atau tidak semua tanya penyidik,” kata.

“Kalau memang dipandang perlu saya siap bertemu,” kata Novel.

Polisi menetapkan dua tersangka berstatus polisi aktif berinisial RM dan RB setelah ditangkap di Cimanggis, Depok pada Kamis (26/12). Polisi masih mendalami motif tersangka menyiram air keras ke Novel Baswedan.(dtc/udi)