Beranda Lifestyle Pacu Industri Fesyen Muslim

Pacu Industri Fesyen Muslim

Helat Muslim Modest Fashion Project (MOFP) 2019

70
KUNJUNGI STAND: Dirjen IKMA Gati Wibawaningsih dari Kementrian Perindustrian mengkunjungi stand fasyen di Gd Industri Kreatif Semarang, kawasan Kota Lama Semarang.
KUNJUNGI STAND: Dirjen IKMA Gati Wibawaningsih dari Kementrian Perindustrian mengkunjungi stand fasyen di Gd Industri Kreatif Semarang, kawasan Kota Lama Semarang.

JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG -Guna meningkatkan brand dan mewujudkan Indonesia sebagai salah satu pusat fesyen muslim dunia, Kementrian Perindustrian yang didukung Pemerintah Kota Semarang menghelat event bertajuk “ Modest Fashion Project (MOFP) 2019 “. Diawali dengan gelaran road to MOFP di Bandung dan Semarang.

Dirjen IKMA Gati Wibawaningsih dari Kementrian Perindustrian, mengatakan, kegiatan roadshow tersebut sebagai rangkain event MOFP 2019 yang menggandeng UMKM kota yang menjadi tuan rumah. Untuk meningkatkan profesionalisme dunia fasyen khususnya busana muslim.

“Road to MOFP ini merupakan rangkaian acara sosialisasi dan talkshow seputar MOFP. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan penjelasan teknis tentang program MOFP mulai dari tata cara lomba, penjurian, awarding dan program pasca lomba yang diberikan kepada para finalis MOFP,”ujarnya, saat membuka kegiatan road to MOFP di Kota Lama Semarang, Rabu, (11/9) lalu.

Dijelaskan, program ini telah dilaksanakan sejak tahun 2018 yang bertujuan untuk melahirkan startup IKM fesyen muslim sehingga kegiatan ini dirancang tidak hanya berupa kompetisi desain fesyen seperti pada umumnya. Melainkan ada project yang harus dibuat oleh para peserta yaitu pembuatan konsep bisnis dan karya fesyen yang akan dipresentasikan serta diperagakan pada grand final.

“Para fi nalis juga difasilitasi untuk memiliki legalitas usaha dan merek yang terdaftar di HKI sehingga siap menjalankan industri fesyen muslim secara mandiri dan berdaya saing. Para finalis MOFP juga akan diberikan kesempatan untuk mengikuti fashion show serta pameran dalam dan luar negeri,”terangnya.

Tidak hanya berhenti pada kompetisi, 20 finalis terbaik MOFP akan di-coaching selama 2 tahun sampai memiliki business plan dan marketing tools yang siap dipresentasikan di hadapan calon investor.

“ Grand Final dan Pengumuman MOFP akan dilaksanakan pada bulan November 2019 bersama event pameran yang akan digelar pada bulan April 2020 di Cendrawasih Hall Jakarta Convention Center,”pungkasnya.

Indonesia merupakan salah satu negara yang mempunyai potensi industri fesyen muslim yang diperkuat dengan keberagaman budaya dan dukungan industri tekstil sebagai pemasok bahan baku.

Posisi Indonesia semakin diakui dunia dengan hadirnya para desainer pada berbagai event internasional menampilkan karya busana muslimnya. (ucl/jan)