Beranda Jateng Pangdam Tutup TMMD Kodim 0716 Demak

Pangdam Tutup TMMD Kodim 0716 Demak

245
CEK LOKASI: Pangdam IV/Diponegoro Mayjen M. Effendi didampingi para pejabat saat melihat hasil kerajinan rakyat Desa Kalikondang Demak.
CEK LOKASI: Pangdam IV/Diponegoro Mayjen M. Effendi didampingi para pejabat saat melihat hasil kerajinan rakyat Desa Kalikondang Demak.

JATENGPOS.CO.ID, DEMAK – Setelah sebulan lamanya TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler 105/2019 Kodim 0716/Demak ditutup. Penutupan dilakukan oleh Pangdam IV/Diponegoro Mayjen M. Effendi di Desa Kalikondang Demak Kota, Kamis (8/8). Dengan demikian kegiatan yang melibatkan ratusan anggota ini dinyatakan telah selesai.

Penutupan dilakukan di lapangan desa setempat yang berlangsung meriah dan diramaikan dengan 105 penari zipin yang merupakan gabungan anggota TNI, pelajar dan masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, Pangdam IV/ Diponegoro Mayjen M Eff endi mengaku sangat bangga atas hasil kerja keras TNI dan rakyat selama 30 hari TMMD Reguler 105/2019 digelar.

Diantaranya ada di Kabupaten Tegal, Klaten, Demak dan Gunungkidul. Ditambah pula TMMD sengkuyung yang dilaksanakan di kodim jajaran Kodam IV/Diponegoro. Bukan hanya hasil baik infrastruktur yang membuat percepatan di bidang pembangunan saja, namun lebih dari itu yakni kebersamaan dan kemanunggalan TNI dan rakyat serta instansi samping yang tercipta.

”Melihat TMMD ini saya sangat bahagia, karena selama kegiatan ini berlangsung, terlihat kepedulian dan keterlibatan masyarakat secara sukarela. Contoh saat merehab rumah tidak layak huni (RTLH). Karena keterbatasan anggaran, selain ada yang sukarela sumbang semen satu sak, ada pula sumbang tenaga tanpa perlu dibayar,” ujar pangdam.

Kedepan Pangdam mengharapkan agar kebersamaan serta kemanunggalan TNI dengan semua komponen masyarakat harus terus berlanjut dan tak terbatas saat TMMD. ”Semangat gotongroyong yang merupakan budaya para leluhur negeri, wajib dilestarikan sekaligus diamalkan dalam keseharian,” tegas Pangdam.

”Pelihara terus semangat gotongroyong. Pelihara pula hasil program TMMD agar manfaatnya bisa dinikmati dalam waktu lama,” kata Pangdam.

Sementara itu Dandim 0716/Demak sekaligus Dansatgas TMMD Reguler 105/2019, Letkol Inf Abi Kusnianto menambahkan, keberhasilan TMMD ini adalah berkat dukungan masyarakat, pemda serta semua pihak terkait program TMMD. Baik program fi sik dan nonfi sik semua terlaksana 100 persen sesuai target. Meliputi betonisasi jalan desa, talud saluran irigasi, rehab RTLH, pembangunan poskamling, hingga aneka penyuluhan dan layanan KB/kesehatan.

Selain program fi sik, Dandim juga menjelaskan bahwa komunikasi sosial (komsos) yang terjalin antara satgas TMMD dan masyarakat pun berdampak positif luas. Kesadaran bela negara dan wawasan kebangsaan masyarakat tumbuh, pada saat sama tak sedikit anggota satgas bertambah ilmu agamanya sejak ’nyantri kalong’ di Pondok Pesantren Sabilil Huda Kalikondang.

Adapun Wabup Demak H Joko Sutanto yang mewakili bupati menyampaikan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Pangdam IV / Diponegoro Mayjen Mochamad Eff endi berserta jajaran yang telah membantu percepatan pembangunan di Kabupaten Demak khususnya Desa Kalikondang. Desa tersebut menurut wabup berubah 180 derajat lebih berwarna gemebyar dan tidak kumuh lagi. Semua ini berkat adanya TMMD Reguler 105/Demak.

”Berkat adanya TMMD Reguler Jalannya jadi mulus, sehingga memudahkan mobilitas warga dan akses ekonomi sehingga berujung peningkatan kesejahteraan masyarakat. Pada saat sama banyak warga desa miskin dibantu rehab RTLH, sehingga mereka dapat hidup layak,” pungkas Wabup. (adi/biz/sgt)