Beranda Hiburan Panggung Kahanan #5 Seni di Tengah Pandemi

Panggung Kahanan #5 Seni di Tengah Pandemi

51
Ekspresif : Benk Mintosih GM Star Hotel dan pegiat seni tengah tampil maksimal membawakan puisi dalam pertunjukan seni daring Panggung Kahanan #5. Foto : DOK/JATENG POS.

JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Tampil dalam event spesial “Panggung Kahanan #5“ deretan seniman Provinsi Jawa Tengah, mampu memberikan hiburan segar berkonsep pertunjukan seni daring yang disiarkan secara online ditengah pandemi virus corona.

Dihelat di halaman Rumah Dinas Gubernur Jawa Tengah, Puri Gedeh Gajah Mungkur Semarang. Panggung pertunjukan seni all genre yang diisi oleh deretan pelaku seni semu segmen yakni, Absurdbation (Semarang), Kentrung Mah Syamsuri (Demak), Sanggar Nyi Pandansari (Boja), Dresscode Band, Handry TM (Ketua Dekase), dan Benk Mintosih (Gm Star Hotel Semarang), aksi mereka mampu memberi semangat #bersamamelawancorona.

Secara bergantian, para seniman dan pemusik lintas generasi itu mampu menunjukan kemampuan karya seninya dalam balutan panggung pertunjukan terbatas dengan kebijakan pemerintah untuk tetap menjaga jarak fisik.

Mengedepankan protokoler kesehatan dalam pencegahan penyebaran virus corona untuk penonton yang menyaksikan langsung adalh bagian utama dari tujuan pertunjukan seni tersebut, diantaranya jaga jarak fisik, mengenakan masker dan cek suhu badan. Tak sekedar menjadi wadah ekpresi para seniman dan pemusik yang tampil, antuasias positif penonton dan pengguna internet juga terlihat maksimal.

Tampil membawakan puisi berjudul “Maaf, Aku Melawan“ karya Cyntia F Tidar, Benk Mintosih Gm Star Hotel Semarang yang tergabung dalam seniman Dewan Kesenian Semarang ( Dekase ), mengaku senang bisa bergabung dan mengisi pertunjukan seni daring Panggung Kahanan #5 tersebut.

Dikatakan Benk Mintosih, ditengah rasa keprihatinan masyarakat luas dalam menghadapi pandemi virus corona ini, pemerintah provinsi Jawa Tengah tidak saja memberikan bantuan dan edukasi pandemi, hiburan yang memberikan ruang ekpresi para pelaku seni juga menjadi agenda utama.

“Tentunya menjadi sebuah kebanggaan sendiri, bisa bergabung dan mengisi panggung kahanan #5. Semangat bersama mendobrak terbelenggunya ruang ekspresi seniman bisa disalurkan dengan maksimal dipanggung pertunjukan seni masa pandemi covid-19,” ujarnya.

Benk Mintosih berharap, pertunjukan seni panggung kahanan #5 ini bisa menjadi ruang karya seniman dan tempat hiburan untuk masyarakat baik yang melihat langsung sambil menunggu waktu berbuka bersama atau melalui kecanggihan digital sosial media. (ucl/muz)