Beranda Jateng Banyumas Panitia Bikin Ribet, Wartawan Boikot Acara Pemecahan Rekor Muri di Unsoed

Panitia Bikin Ribet, Wartawan Boikot Acara Pemecahan Rekor Muri di Unsoed

4761

JATENGPOS.CO.ID, Purwokerto – Wartawan dari berbagai media cetak, daring, dan elektronik menggelar aksi boikot terhadap acara pemecahan rekor Museum Rekor Indonesia (Muri) yang diadakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto.

Aksi boikot tersebut berawal ketika wartawan datang ke lokasi kegiatan, Graha Widyatama, Unsoed Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Rabu siang, dihampiri salah seorang panitia.

Saat menemui wartawan, panitia yang merupakan pengurus BEM Unsoed itu mengatakan jika akan ada pengarahan lebih dulu sebelum acara dimulai.

“Nanti akan ada ‘briefing’ mengenai spot-spot pengambilan gambar,” kata panitia tersebut.

Setelah panitia itu pergi, beberapa wartawan yang sudah berada di dalam ruangan berusaha menunggu acara pemecahan rekor Muri berupa menyanyikan 34 lagu daerah dari 34 provinsi oleh 5.000 mahasiswa baru Unsoed itu dimulai.

Kendati demikian, beberapa wartawan lainnya sempat mendapatkan pengarahan dari panitia terkait dengan titik-titik pengambilan gambar.

“Tadi ada yang kasih tahu beberapa titik yang diperbolehkan untuk pengambilan gambar, semuanya dari tepi, selebihnya harus mengikuti arahan panitia. Padahal, saya butuh posisi yang bagus untuk mengambil video,” kata salah seorang jurnalis Tribun, Jati.

Wartawan lainnya, Darbe mengatakan aturan yang diterapkan panitia terlalu ribet.

“Kita mau liputan seperti ini, kok terlalu banyak diatur. Harusnya kalau memang mau ada acara seperti ini, wartawan diundang sehari sebelumnya untuk mendapatkan penjelasan,” kata wartawan Metrotv itu.

Setelah lama menunggu, Kepala Bagian Humas Unsoed Endang Istanti dan salah seorang dosen, Alif Einstein menemui wartawan untuk mengajak berdialog dengan panitia.

Usai berdialog, Endang Istanti mengatakan jika wartawan telah diperbolehkan mengambil gambar sesuai dengan kebutuhan.

Akan tetapi ketika sejumlah wartawan maju melalui lajur tengah agar bisa mengambil gambar dari depan dengan didampingi Alif Einstein, tiba-tiba panitia lainnya menghampiri dan melarang wartawan untuk mengambil gambar dari posisi tersebut.

Oleh karena itu, wartawan yang sedianya meliput acara tersebut atas dasar undangan yang disebarkan oleh Humas Unsoed maupun Alif Einstein sepakat untuk meninggalkan lokasi kegiatan karena merasa dibatasi dalam melakukan kegiatan peliputan. (fid/ant)