Beranda Politik Pantau Langsung Distribusi BST, Begini Pesan Mensos kepada Warga Semarang

Pantau Langsung Distribusi BST, Begini Pesan Mensos kepada Warga Semarang

30
Walikota Semarang bersama Menteri Sosial Juliari Batubara memantau pelaksanaan distribusi BLT di Kota Semarang, Kamis (21/05/2020).

JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) di Kota Semarang, Kamis (21/5) dipantau langsung Menteri Sosial Juliari Batubara. Kepada warga Kota Semarang, Juliari berpesan agar BST dipergunakan sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan pokok.

“Jangan digunakan untuk membeli rokok, ya? Gunakan untuk beli kebutuhan pokok dan kebutuhan lain yang penting,” pesan Mensos, saat memantau pencaian BST di Kantor Pos Regional VI Jalan Sisingamangaraja Semarang, Kamis (21/5).

Dia meminta jajaran PT Pos Indonesia (Persero) meningkatkan kinerja segingga penyaluran selesai dalam dua hari menjelang Hari Raya Iedul Fitri.

“Untuk PT Pos nggak ada Lebaran-lah pokoknya. Kerja terus sampai malam untuk memastikan saudara-saudara yang berhak menerima BST bisa mendapatkan atau menggunakan uang tersebut, mungkin untuk keperluan Lebaran,” katanya.

Mensos Juliari mengungkapkan, secara nasional terdapat sekitar 8 juta keluarga penerima manfaat (KPM) bantuan sosial tunai (BST). Dari jumlah itu, hampir 5 juta KPM sudah menerima BST dengan target penyaluran selesai pada Sabtu (23/5) lusa.
Mensos menyatakan penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) kepada keluarga penerima manfaat mengalami kemajuan lebih dari 60 persen.
Pihaknya terus memperbaiki dan menyempurnakan distribusi bansos. Prosedur dan mekanisme pencairan anggaran BST dilaporkan mengalami perbaikan, yakni bisa cair dalam satu hari.

“Kalau menunggu semuanya sempurna 100 persen. Maka covid-nya sudah selesai, bantuan baru datang. Maka sejalan dengan langkah perbaikan, proses distribusi terus dilakukan,” kata Mensos.

Bantuan sosial tunai (BST) ditargetkan diterima oleh 8,3 juta keluarga penerima manfaat (KPM) terdampak covid-19, akhir pekan ini. Termasuk distribusi bansos sembako Tahap III di DKI Jakarta juga ditargetkan tersalurkan 100 persen sebelum Hari Raya Idulfitri.

“Tidak mudah untuk mengontrol agar tidak ada yang mendapatkan double bantuan. Datanya ini jutaan, tidak mudah ya. Jadi ada yang dirapikan,” katanya.

Sementara, di Kota Semarang, penerima BST ada sebanyak 94.803 KK. Bantuan tersebut melengkapi bagi warga yang belum tercover bantuan lain dalam penanganan pandemi.

Warga mengantre dengan protokol kesehatan Covid-19. Dimana ruang tunggu diberi jarak antar kursi, sebelum masuk ruangan pencairan juga diskrening dengan thermal scanner. (rit)