Beranda Semarang Paripurna Tetapkan Raperda Inovasi Daerah dan Trantibuminmas

Paripurna Tetapkan Raperda Inovasi Daerah dan Trantibuminmas

176

JATENGPOS.CO.ID, Semarang — Ketua DPRD Jateng Rukma Setyabudi didampingi Wakil Ketua, Sukirman dan Ahmadi, membuka rapat paripurna, Rabu (13/2/2019). Ada dua agenda dalam tersebut yakni persetujuan penetapan raperda yakni Raperda Inovasi Daerah dan Raperda Trantibuminmas serta perubahan alat kelengkapan dewan (AKD).

Untuk agenda pertama, Ketua Pansus Raperda Inovasi Daerah Yudhi Sancoyo menyampaikan laporannya soal tujuan penyusunan dan pembahasan Raperda. Dikatakannya, Raperda tersebut bertujuan untuk mempercepat kesejahteraan masyarakat melalui pelayanan publik dan perizinan sekaligus meningkakatkan daya saing daerah.

“Inovasi daerah itu merupakan perkembangan dan perlindungan terhadap produk yang dihasilkan masyarakat. Termasuk, inovasi tata kelola pemerintahan untuk pengembangan daerah,” kata Yudhi.

Usai pembacaan laporan pansus, Rukma mempersilahkan gubernur untuk menyampaikan pendapat akhirnya. Mewakili gubernur, Wagub Jateng Taj Yasin mengatakan Perda Inovasi Daerah itu dapat meningkatkan produktivitas, daya saing, dan mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah.

“Peningkatan itu dilakukan melalui percepatan koordinasi dan intermediasi antara penyedia dan pengguna teknologi serta mendorong pemanfaatan hasil-hasil penelitian dan pengembangan secara lebih optimal di provinsi dan kabupaten/ kota se-Jateng. Sekaligus, penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat akan menjadi semakin lebih baik,” kata Taj.

Kemudian untuk Raperda Trantibumlinmas, Anggota Komisi A DPRD Jateng Bambang Joyo Supeno mengatakan penyusunan raperda merupakan inisiasi Komisi A untuk menyelenggarakan ketentraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat yang lebih baik di tiap daerah. Ia juga mengatakan, dengan ditetapkan raperda itu menjadi perda, maka nantinya menjadi dasar hukum bagi kabupaten/ kota.

Penyampaian laporan itu disambung dengan pendapat akhir gubernur. Dalam laporannya, Taj Yasin berharap Perda tersebut dapat mewujudkan budaya tertib, memberikan rasa aman saat melaksanakan kegiatan, menjadi dasar hukum untuk menegakkan perda.

“Perda itu merupakan hal yang penting dan mendasar dalam pelaksanaan otonomi daerah,” ucapnya.

Untuk agenda rapat kedua soal perubahan AKD, diumumkan bahwa Anggota Fraksi Partai Golkar Sukirman kini melaksanakan tugas di Komisi B, yang sebelumnya di Komisi D. Perubahan juga terjadi di Fraksi PAN yakni Asrorudin Hadi yang tadinya di Komisi A pindah ke komisi D DPRD Jateng. (adv)