JATENGPOS.CO.ID, SALATIGA – Revitalisasi Pasar Andong Kota Salatiga yang sudah dikerjakan mulai bulan Juli lalu akan rampung  sebelum tutup tahun ini. Saat ini pembangunan sudah mencapai tahap akhir atau finishing.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Salatiga Muthoin mengatakan, revitalisasi Pasar Andong  ini untuk membangun los ( bukan kios) dan bisa untuk menampung seratusan pedagang. “ Setelah rampung dibangun, siap untuk ditempati. Los ini untuk pedagang batu akik, loak dan sebagainya,” ujar Muthoin kepada  Jateng Pos, kemarin.

Dikatakan Muthoin, untuk pembangunan kiosnya direncanakan di tahun 2018 mendatang dan diusulkan dengan menggunakan dana APBD. “ Kami usulkan dengan menggunakan dana APBD, besaran berapa masih belum tahu,” imbuhnya.

Dikatakan dia, revitalisasi Pasar Andong masuk dalam program pembangunan 5.000 pasar tradisional di seluruh Indonesia yang digulirkan Presiden Joko Widodo  dan anggarannya ditentukan oleh pemerintah pusat. Sehingga yang menetapkan anggaran adalah pemerintah pusat atau Kementrian.

Disinggung mengenai konsep revitalisasi Pasar Andong, Muthoin menjelaskan, konsep pembangunan pasar tetap mengacu kepada bentuk sebelumnya. Yakni terdiri dari kios dan los. Bangunan los akan dibangun di bagian tengah pasar.

Dan pasar ini untuk menampung para pedagang loak, jasa perbengkelan dan benda seni dan akik. “Pembangunan tahap pertama ini untuk yang los dahulu. Bentuknya  seperti hangar pesawat, agar lebih bersih dan nyaman,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Andong, Luther (50) mengaku senang dengan revitalisasi pasar ini. Karena dengan direvitalisasi, pasar menjadi lebih nyaman dan memadai. “Saya berharap dengan revitalisasi ini pasar menjadi ramai, karena pasar menjadi lebih baik dan bersih,” kata Luther didampingi Supri (43) pedagang akik.

Luther mengaku sebelum dibangun, perwakilan para pedagang sudah dikumpulkan oleh pihak Dinas Perdagangan dan sudah dicarikan tempat berjualan di sekitar kawasan Pasar Andong.  (deb/sgt/mg8)