Beranda Travelling Pasar Karetan Kehadiran Tamu Mancanegara

Pasar Karetan Kehadiran Tamu Mancanegara

101

JATENGPOS.CO.ID. KENDAL – Destinasi digital besutan Generasi Pesona Indonesia (GenPI) Jawa Tengah, Pasar Karetan, kedatangan tamu-tamu istimewa, Minggu (15/7). Mereka datang dari berbagai latar belakang. Baik lokal maupun mancanegara. Tamu-tamu ini membagikan inspirasi kepada sekitar 2.000 pengunjung.

Pasar Karetan berada di Radja Pendapa Camp, Desa Segrumung, Meteseh, Boja, Kendal. Destinasi ini memiliki beragam keseruan. Mulai dari talk show hingga aneka hiburan. Suasana menjadi bertambah meriah dengan kehadiran selebgram dan tamu mancanegara.

“Suasana pasar sangat meriah. Pengunjungnya sangat banyak. Hari ini (Minggu), kami kedatangan tamu spesial. Kehadiran mereka membuat suasana pasar semakin seru,” ungkap Koordinator Pasar Karetan Mei Kristanti.

Saat talk show digelar, pengunjung terlihat tertarik. Sebab, tema yang diangkat adalah Menguak Sejarah Area Boja dan Sekitarnya. Diskusi ini dilakukan pukul 08.30-12.00 WIB di panggung utama.

Pembicaranya adalah Tri Subekso (Arkeolog, Pamong, dan Pelestari Budaya), Pratono (Jurnalis), dan Widjatmiko (Komunitas Dewa Siwa). Tamil sebagai moderator adalah Mas Kus (GenPI Jateng).

“Talk show berjalan seru. Pengunjung antusias menyimak berbagai pemaparan yang diberikan. Informasinya penting. Kami baru tahu kalau wilayah Kabupaten Semarang dan Boja banyak memiliki candi. Semuanya dibedah secara gamblang,” terang Mei.

Usai talk show, pengunjung dan Komunitas Dewa Siwa dari Boja melakukan road show. Dimulai sekitar pukul 13.00 WIB. Agenda blusukan ini mengunjungi beberapa candi. Satu diantaranya Candi Trisobo. “Peserta yang ikut trip ke lokasi candi-candi ini cukup banyak. Pengunjung ingin tahu bentuk riilnya seperti apa di lapangan,” katanya lagi.

Selain talk show, dalam waktu bersamaan Pameran Foto juga digelar di Situs Area Boja dan Sekitar. Ada beragam foto yang mengilustrasikan kondisi candi di wilayah tersebut. “Selain menggelar talk show di Pasar Karetan, mereka juga ternyata menggelar pameran foto. Ragam foto yang dipamerkan banyak dan bercerita keunikan situs beserta candinya,” ujarnya.

Pasar Karetan semakin berwarna dengan kehadiran figur selebgram. Yaitu seorang Polisi Wanita (Polwan). Namanya Brigadir Herlina Suwandi. Polwan cantik ini kerap muncul di stasiun televisi sebagai presenter. Kehadiran Herlina yang sebelumnya bertugas di Kakorlantas Polri sejak 2013 pun menyita perhatian. Familiar, ada banyak pungunjung yang memintanya untuk berfoto bersama.

“Kehadiran Herlina Suwandi di Pasar Karetan cukup mengejutkan. Kedatangannya menarik perhatian para pengunjung pasar. Para pengunjung sangat familiar dengan wajahnya yang dulu kerap muncul di televisi. Dan, ditambah lagi, dirinya sangat aktif di media sosial,” terang Mei.

Herlina Suwandi yang tercatat sebagai Anggota Polda Jawa Barat, memiliki banyak follower di media sosial. Jumlahnya mencapai 136 ribu. Di Pasar Karetan, Herlina membaur besama pengunjung. Ada beberapa wahana yang dicobanya seperti panahan. Herlina juga menjelajahi tiap sudut pasar yang instagramable. Kuliner khas Pasar Karetan juga tidak luput didatanginya.

“Mbak Herlina ini seorang selebgram dengan banyak pengikut. Dia ke Pasar Karetan karena penasaran dan ternyata mengaku enjoy berada di sini. Bahkan, dia akan membantu memviralkan Pasar Karetan ini melalui IG-nya,” ujar Mei lagi.

Keseruan di Pasar Karetan semakin lengkap. Sebab, hadir dua wisatawan Jepang. Mereka juga penasaran dengan eksotisnya destinasi digital ini. Selama berada di Pasar Karetan, tamu istimewa ini terlihat sibuk dengan kuliner yang disajikan. Mei kembali menerangkan, kedua wisman ini juga penasaran setelah mendapat rekomendasi dari koleganya.

“Mereka dapat referensi dari temannya. Dua orang ini tidak canggung dan langsung membaur dengan pengunjung lain. Selama berada di Karetan, wisman Jepang ini menikmati beragam kuliner,” terangnya.

Setelah vakum sepanjang Ramadan, Pasar Karetan kembali aktif 24 Juni. Pasar Karetan menambah koleksi menunya. Ada jajanan pasar, jagung rebus dan bakar, ketan kinca, hingga gatot. Selain varian kulinernya, mereka juga menambah satu spot bangunan di tengah sawah. Bangunan ini menjadi spot foto baru.

Mendengar progress besar Pasar Karetan, apresiasi diberikan Menteri Pariwisata Arief Yahya.

“Perkembangan Pasar Karetan ini bagus. Selalu ada hal baru yang ditawarkan. Dengan inovasinya, wajar bila pasar ini dikunjungi berbagai latar belakang. Kehadiran para tamu istimewa ini otomatis akan menaikan value Pasar Karetan,” tutup Menteri asal Banyuwangi tersebut. (udi)