Beranda Sekolah Hebat Opini Guru PBL Tingkatkan Motivasi Belajar Siswa

PBL Tingkatkan Motivasi Belajar Siswa

70
Oleh: Suharmoko,S.Pd.SD Guru SD Negeri 1 Cepogo Kec. Kembang Kab. Jepara

Pembelajaran yang bermakna adalah pembelajaran yang mampu memberikan pengalaman dan motivasi  kepada siswa, bukan pembelajaran yang hanya sekedar menyuruh siswa untuk menulis dan menghafalkan materi. Hal ini sesuai dengan tujuan pelaksanaan kurikulum 2013, dimana siswa diharapkan untuk mampu belajar aktif dan kreatif. Pada kenyataannya, dalam proses pembelajaran di kelas IV SD Negeri 1 Cepogo masih banyak siswa yang kurang bersemangat dalam belajar karena belum paham dengan apa yang dibaca dan dipelajari serta manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari.

 Melihat kondisi tersebut, maka penulis melakukan usaha, khususnya dalam memilih strategi pembelajaran dimana dalam menyampaikan materi dihubungkan dengan permasalahan yang dihadapi siswa sehari-hari sehingga siswa lebih termotivasi dalam belajar. Menurut Iskandar dalam Trinora (2015:07) bahwa motivasi belajar adalah daya penggerak dari dalam diri individu untuk melakukan kegiatan belajar untuk menambah pengetahuan dan keterampilan serta pengalaman.

Salah satu model pembelajaran yang bisa diterapkan dalam mengatasi permasalahan tersebut adalah model pembelajaran berbasis masalah atau disebut problem based learning/PBL. PBL merupakan model pembelajaran yang mengedepankan strategi pembelajaran dengan menggunakan masalah dari dunia nyata sebagai konteks siswa untuk belajar tentang cara berpikir kritis dan keterampilan pemecahan masalah, serta untuk memperoleh pengetahuan  dari materi yang dipelajarinya. Dalam PBL siswa dituntut untuk mampu memecahkan permasalahan nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Menurut Kamdi (2007: 77) PBL merupakan model kurikulum yang berhubungan dengan masalah dunia nyata siswa. Masalah yang diseleksi mempunyai dua karakteristik penting, pertama masalah harus autentik yang berhubungan dengan kontek sosial siswa, kedua masalah harus berakar pada materi subjek dari kurikulum.

PBL adalah suatu pendekatan pembelajaran yang dimulai dengan menyelesaikan suatu masalah, tetapi untuk menyelesaikan masalah itu siswa memerlukan pengetahuan baru untuk dapat menyelesaikannya. PBL melibatkan siswa dalam proses pembelajaran yang aktif, kolaboratif, dan berpusat kepada siswa. PBL dapat pula dimulai dengan melakukan kerja kelompok antar siswa. Siswa menyelidiki sendiri, menemukan permasalahan, kemudian menyelesaikan masalahnya dibawah petunjuk guru.

Untuk mencapai hasil pembelajaran secara optimal, pembelajaran dengan pendekatan pembelajaran berbasis masalah perlu dirancang dengan baik mulai dari penyiapan masalah yang yang sesuai dengan kurikulum yang akan dikembangkan di kelas, memunculkan masalah dari siswa, peralatan yang mungkin diperlukan, dan penilaian yang digunakan. Guru yang menerapkan pendekatan ini harus mengembangkan diri melalui pengalaman mengelola di kelasnya, melalui pendidikan pelatihan atau pendidikan formal yang berkelanjutan.

Oleh karena itu, pembelajaran berdasarkan masalah merupakan pendekatan yang efektif untuk pengajaran proses berfikir tingkat tinggi. Pembelajaran ini membantu siswa untuk memproses informasi yang sudah jadi dalam benaknya dan menyusun pengetahuan mereka sendiri tentang dunia sosial dan sekitarnya. Pembelajaran ini cocok untuk mengembangkan pengetahuan dasar maupun kompleks.

Setelah melaksanakan pembelajaran tematik terpadu dengan model PBL, penulis menemukan bahwa proses pembelajaran semakin menarik karena siswa semakin aktif, kreatif dan termotivasi dengan materi yang dipelajarinya. Hal ini sesuai apa yang disampaikan Rizema (2013:82) bahwa PBL sebagai model pembelajaran mempunyai kelebihan diantaranya siswa dapat merasakan manfaat pembelajaran karena masalah-masalah yang diselesaikan langsung dikaitkan dengan kehidupan nyata.  Hal ini sangat berpengaruh pada hasil belajar siswa kelas IV di SD Negeri 1 Cepogo yang semakin meningkat dibandingkan pembelajaran sebelumnya.

Oleh: Suharmoko,S.Pd.SD

Guru SD Negeri 1 Cepogo

            Kec. Kembang Kab. Jepara