Beranda Sekolah Hebat Opini Guru Pelajaran Bahasa Inggris dengan Kebutuhan Kerja

Pelajaran Bahasa Inggris dengan Kebutuhan Kerja

BERBAGI
Slamat Jayadi, S.Pd. Guru SMK Bhakti Karya Karanganyar
Slamat Jayadi, S.Pd. Guru SMK Bhakti Karya Karanganyar

JATENGPOS.CO.ID – Pelajaran bahasa Inggris termasuk salah satu kelompok adaptif yang menjadi pelajaran wajib dalam sistem pendidikan nasional kita. Dalam era global saat ini posisi pelajaran bahasa Inggris semangkin sangat dibutuhkan untuk dikuasai . Sepertinya tidak ada pilihan selain mengharuskan siswa untuk membekali dirinya untuk siap menghadapi tuntutan era global baik sebagai alat komunikasi umum ataupun untuk kegiatan kerja.kenyataan itu kiranya tidaklah berlebihan untuk memaksimalkan peranan bahasa Inggris disekolah.

Permasalahan yang dihadapi guru dalam menyampaikan pelajaran bahasa Inggris tidaklah mudah,  masih banyak siswa yang kurang antusias. Penyebabnya bisa oleh guru itu sendiri karena cara penyampaiannya yang hanya menuntut siswa bisa menjawab soal, tanpa membuat siswa termotivasi untuk menguasai dan menjadikan bahasa inggris menjadi salah satu solusi untuk bekal hidupnya, baik untuk alat mencari kerja ataupun sebagai alat untuk peningkatkan ilmu pengetahuan.

Kenyataan yang kita hadapi khususnya siswa yang masuk ke sekolah kejuruan pada umumnya punya target untuk bisa kerja setelah tamat dari SMK. Untuk itu bagaimanapun guru harus mampu menyakinkan siswa bahwa dengan menguasai bahasa inggris maka peluang untuk dapat pekerjaan akan lebih mudah.

Tapi kitapun memaklumi semua siswa tentu punya cita-cita dan harapan yang berbeda setelah tamat dari SMK, dengan kenyataan itu sekolah harus bisa membuat gagasan yang bisa merangkul semua kondisi siswa yang berbeda dalam mensikapi pelajaran bahasa Inggris di sekolah.

Selain hal tersebut diatas tantangan yang dihadapi guru tidak hanya cara merubah mindset siswa dalam pelajaran bahasa inggris, tapi faktor internal seperti rasa malas, kurang perhatian, puas diri dan juga faktor eksternal seperti lingkungan tempat siswa dan teman yang hanya suka mencari kesenangan, semua itu merupakan hambatan yang harus dilawan. Kerjasama dari orang tua siswa juga sangat berperan untuk mendorong semangat dan motivasi dalam memaksimalkan harapan untuk menjadikan bahasa inggris sebagai kebutuhan dalam rangka mewujudkan cita-cita siswa.

Paktor eksternal lainnya seperti peluang kerja yang tidak menuntuk penguasaan bahasa Inggris juga menjadi salah satu penyebab melemahnya antusias siswa untuk belajar bahasa Inggris.

Sekolah Kejuruan tentu tidak hanya sebagai tempat dimana siswa belajar teori dan  kecakapan sesuai jurusanya, juga semestinya sebagai basis untuk mewujudkan masyarakat yang berwawasan intelektual yaitu masyarakat yang bertindak dan berprilaku dimana ilmu sebagai landasan bersikap di dalam menghadapi persoalan hidup. Apalagi di  era global saat ini, hampir semua informasi yang kita terima menggunakan bahasa inggris. Dengan kenyataan itu tidaklah berlebihan bila penggunaan bahasa inggris disekolah tidak hanya sebagai mata pelajaran saja, tapi harus bisa menjadi sarana membentuk karakter siswa mampu berpikir ilmiah dan  berwawasan global. Dengan berpandangan  membentuk masyarakat intelektual, maka peranan pelajaran bahasa Inggris tidak lagi sekedar alat untuk mencari kerja, tapi juga dapat sebagai bagian alat untuk membentuk masyarakat ilmiah.

Slamat Jayadi, S.Pd.

Guru SMK Bhakti Karya Karanganyar

 

BERBAGI