JATENGPOS.CO.ID, PURWOREJO – Gelaran pameran seni lukis bertajuk Pelangi Warna Purworejo 2017 di gedung indoor Sasana Krida Tanjung SMA Negeri 7 Purworejo, menjadi momentum penyatuan persepsi seniman lukis lukis lintas generasi Purworejo. Selama tiga hari berlangsung, Jumat-Minggu (10-12/11), pameran tersebut sekaligus menjadi ajang silaturahmi dan diskusi.

Sedikitnya 200 lukisan aneka genre hasil karya sekitar 25 pelukis menyatu dalam satu ruang yang dikemas dalam konsep Bazar Art.

“Seniman lukis Purworejo itu banyak dan berasal dari beragam profesi, seperti PNS, Polri, guru, lurah, dan pelajar. Melalui pameran ini, beraneka warna karya mereka kita satukan menjadi pelangi yang indah,” kata Panitia Penyelenggara, Suprapto Efendi, Sabtu (11/11).

Pelangi Warna Purworejo 2017 digelar oleh Sanggar Seni Bina Tunas Bangsa Purworejo yang bernaung pada Yayasan Tiara Bina Bangsa dan difasilitasi oleh Direktorat Kesenian Dirjen Kebudayaan Kemendiknas RI. Pemeran sengaja tidak melibatkan kurator karena memiliki tujuan “menyamakan persepsi” seniman lukis Purworejo.

“Yakni untuk giat berkesenian, saling mengisi, mengasah bersama dalam berkarya, bergandeng tangan dalam kegiatan, merasa senasib dan seprofesi yang merupakan napas dari semanagt untuk berkarya. Eksis menjadikan bagian dirinya bisa ikut andil menuju Purworejo ke depan lebih baik,” sebutnya.

Dijelaskan, pameran tersebut sengaja digelar sebagai wadah bagi para seniman lintas generasi untuk berdealitika, berdiskusi melahirkan sebuah komitmen memajukan dunia seni rupa di Kabupaten Purworejo. Berbagai seniman dengan aneka latar belakang berbaur, berpadu dalam pameran tersebut.

Menurut Suprapto Efendi, pelukis purworejo sebetulnya banyak. Hanya saja, sebagian besar dari mereka tidak terekspose.

“Momentum ini menjadi pemetaan para pelukis di Purworejo. Ternyata memang banyak sekali, pelukis wanita banyak juga,” jelasnya.

Pameran juga diisi dengan demo melukis, membuat sketsa bersama, seni musik, dan pantomim. Sebagian besar pemerannya adalah para seniman muda Purworejo.

Sementara itu, Kasubdit Seni Rupa Direktorat Kesenian Dirjen Kebudayaan Kemendiknas RI, Drs Puspanto MM, Puspanto, saat mengunjungi pameran menyatakan paresiasinya terhadap banyaknya karya lukis yang terpajang.  Pihaknya berharap, kedepan kemajuan seni rupa itu tidak hanya di kota-kota besar, melainkan juga bergerak maju di kota Purworejo.

“Saya komitmen, kita siap membantu agar seni rupa di Kabupaten Purworejo itu maju. Tentunya besok tahun depan bisa diadakan lagi dengan tema lain yang tidak kalah menarik,” ungkapnya. (top/mg8)