Beranda Ekonomi Pelelangan Ikan Jepara Sepi, Simak Penyebabnya

Pelelangan Ikan Jepara Sepi, Simak Penyebabnya

BERBAGI

JATENGPOS.CO.ID, JEPARA – Aktivitas pelelangan ikan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Ujungbatu, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, sejak beberapa hari terkahir cukup lengang karena banyak nelayan yang tidak melaut.

Pada Senin (29/1), aktivitas lelang di TPI Ujungbatu lengang, sehingga berbeda dengan kondisi sebelumnya yang ramai dengan aktivitas lelang ikan hasil tangkapan nelayan.

Kalaupun ada pedagang ikan yang berjualan, mereka hanya menjual ikan hasil tangkapan nelayan sebelum terjadi gelombang tinggi.

“Sejak sepekan terakhir, aktivitas lelang ikan di TPI Ujungbatu memang sepi karena tidak ada nelayan yang melaut,” kata seorang pedagang ikan di TPI Ujungbatu Jepara, Ani di Jepara, Senin.

Sejak gelombang tinggi, kata dia, banyak nelayan yang tidak berani melaut, sehingga aktivitas lelang ikan di TPI Ujungbatu juga ikut sepi.

Kalaupun ada transaksi jual beli ikan, kata dia, merupkan stok ikan lama yang disimpan di tempat pendingin.

“Bahkan, banyak ikan yang dijual merupakan ikan dari Kabupaten Pati dan Rembang,” ujarnya.

Hanya saja, kata dia, ikan yang disimpan di tempat pendingin hanya bisa bertahan paling lama selama tiga hari.

Stok ikan miliknya, kata dia, juga stok lama, namun jumlahnya juga tidak banyak, sekitar 6 kilogram.

Harga jual ikan layang miliknya, kata dia, saat ini dijual Rp30.000 per piring bambu yang berisi ikan dengan berat sekitar 1,25 kilogram.

Sebelumnya, kata dia, harga jualnya hanya berkisar Rp20.000 per piringnya, bahkan bisa lebih murah lagi ketika banyak nelayan yang melaut.

Pedagang ikan lainnya, Rodiyah mengakui, harga jual ikan laut saat ini memang melonjak, karena tidak ada nelayan yang melaut.

Ia mencontohkan, harga jual ikan tongkol yang awalnya hanya Rp15.000 per ekor ukuran sedang, kini naik menjadi Rp20.000 per ekor, sedangkan ikan jenis bembeng juga naik menjadi Rp100.000 per ekor dibandingkan sebelumnya hanya laku dijual Rp60.000/ekor.

“Ikan cumi juga naik menjadi Rp50.000/ piring, dibandingkan sebelumnya dijual hanya Rp30.000/ piring,” ujarnya.

Sukilah, salah seorang pembeli ikan mengakui, sejak sepekan terakhir dirinya memang sukit mendapatkan ikan laut, karena aktivitas lelang ikan di TPI Ujungbatu sedang sepi.

Ikan yang dibeli dari TPI, kata dia, dijual kembali di pasar tradisional dengan harga lebih mahal dari harga kulakan.

“Ikan yang ada saat ini, lanjut dia, memang ikan hasil tangkapan beberapa hari lalu, sehingga kurang segar,” ujarnya.

Karena membutuhkan, kata dia, ikan yang ada dibeli dengan tetap memperhatikan kualitas ikannya. (drh/ant)

BERBAGI