Beranda Sekolah Hebat Opini Guru Pemanfaatan Lingkungan Sebagai Sumber Belajar

Pemanfaatan Lingkungan Sebagai Sumber Belajar

BERBAGI
Sumardi, S.Pd Guru Biologi SMA Muhammadiyah Wonosobo
Sumardi, S.Pd Guru Biologi SMA Muhammadiyah Wonosobo

JATENGPOS.CO.ID,- Peningkatan mutu pendidikan dapat kita lakukan dengan berbagai cara, salah satunya adalah dengan berusaha untuk memahami bagaimana peserta didik belajar, dan bagaimana informasi yang diperoleh dapat diproses dalam pikiran mereka, sehingga menjadi  milik mereka, serta mampu bertahan lama dalam pikirannya. Dengan kata lain, guru perlu menyadari bahwa peserta didik  merupakan sumber daya manusia sebagai asset bangsa yang sangat berharga. Oleh sebab itu, perlu diupayakan penerapan iklim belajar yang tepat untuk menciptakan kelulusan yang benar-benar cerdas, kreatif, inovatif dan berkeinginan untuk maju melalui pemanfaatan sumber belajar guna mengembangkan potensinya secara utuh dan optimal.

Proses pembelajaran merupakan suatu sistem yang tidak terlepas dari komponen lain yang saling berintegrasi di dalamnya. Salah satu komponen dalam proses tersebut adalah sumber belajar.

Sadiman (1989 :2) menyatakan bahwa sumber belajar adalah “segala macam sumber yang ada d iluar diri peserta didik dan yang memungkinkan /memudahkan terjadinya proses belajar”.Sumber belajar  dari sisi pembuatan adalah  seperangkat bahan atau situasi belajar yang dengan sengaja atau tidak sengaja diciptakan agar peserta didik  secara individual dan atau secara bersama-sama dapat belajar (Percival dan Ellington dalam Supriyadi, 2015).

Sedangkan menurut AECT (Association For Education Communication Technology) menyatakan bahwa sumber belajar meliputi semua sumber (data, orang, barang) yang dapat digunakan  oleh peserta didik baik secara terpisah maupun dalam bentuk gabungan, biasanya dalam situasi informal, untuk memberikan fasilitas belajar.

Sumber belajar harus bermanfaat dalam memfasilitasi kegiatan belajar peserta didik agar menjadi lebih efektif dan efisien. Menurut (Siregar., et all 2010)menjelaskannya secara rinci manfaat sumber belajar sebagai berikut:

1).Memberikan pengalaman belajar yang lebih konkret dan langsung, 2).Menyajikan sesuatu yang tidak mungkin diadakan, dikunjungi, atau dilihat secara langsung, 3).Menambah dan memperluas cakrawala sains yang ada di dalam kelas, 4).Memberikan informasi yang akurat dan terbaru, 5).Membantu memecahkan masalah pendidikan dalam lingkup makro maupun mikro, 6).Memberikan motivasi positif, dan 7).Merangsang untuk berfikir kritis, merangsang untuk bersikap lebih positif serta berkembang lebih jauh.

Komalasari dan Kokom dalam (Ikhsan.,et all 2017) menyatakan bahwa pemanfaatan lingkungan alam sebagai sumber belajar dapat dilakukan dalam rangka mengembangkan potensi peserta didik untuk melakukan kegiatan di luar kelas untuk menemukan sebab-sebab sebuah kejadian disekitarnya, serta mencari hubungan antar fakta – fakta yang ada dilingkungan fisiknya. Lingkungan yang ada  di sekitar peserta didik harus dioptimalkan untuk pencapaian proses dan hasil  bagi pendidikan yang berkualitas, dengan lingkungan sebagai sumber belajar maka akan memperkaya wawasan dan pengetahuan yang lebih luas.

Musfiqon dalam (Istialina, 2016) menyatakan lingkungan yang dapat dikategorikan sebagai sumber belajar yaitu : 1).Masyarakat di sekeliling sekolah, 2). Lingkungan fisik sekolah, 3).Bahan-bahan yang tersisa atau tidak terpakai dan bahan-bahan bekas yang biladiolah dapat dimanfaatkan sebagai sumber dan alat bantu dalam belajar, seperti: tutup botol, batu-batuan, kerang, kaleng bekas, bahan yang tersisa dari kayu dansebagainya, 4).Peristiwa alam dan peristiwa yang terjadi dalam masyarakat.

Pemanfaatan lingkungan sebagai sumber belajar dapat dilakukan dengan 2 cara yaitu : 1). Membawa peserta didik ke dalam lingkungan dan masyarakat untuk keperluanpelajaran (karyawisata, service projects, school camping, interview, survey dan lain sebagainya) .2).Membawa sumber-sumber dari lingkungan dan masyarakat ke dalam kelas pengajaran untuk kepentingan pelajaran  (resources persons, benda-benda, seperti pameran atau koleksi).

Dengan memanfaatkan lingkungan sebagai sumber belajar memiliki banyak keuntungan, seperti dijelaskan oleh Sudjana dalam (Ikhsan.,et all 2017) yaitu ; a).kegiatan belajar lebih menarik dan tidak membosankan siswa duduk dikelas berjam-jam, sehingga, motivasi belajar siswa akan lebih tinggi, b).hakikat belajar akan lebih bermakna sebab siswa dihadapkan dengan situasi dan keadaan yang sebenarnya atau bersifat alami, c).Bahan-bahan yang dapat dipelajari lebih kaya serta lebih faktual sehingga kebenarannya lebih akurat, d).Kegiatan belajar siswa lebih komprehensif dan lebih aktif sebab dapat dilakukan dengan berbagai cara seperti mengamati, bertanya atau wawancara, membuktikan atau mendemonstrasikan, menguji fakta, e).Sumber belajar menjadi lebih kaya sebab lingkungan yang dapat dipelajari bisa beraneka ragam seperti lingkungan sosial, lingkungan alam, lingkungan buatan, f)Siswa dapat memahami dan menghayati aspek-aspek kehidupan yang adadi lingkungannya, sehingga dapat membentuk pribadi yang tidak asingdengan kehidupan di sekitarnya, serta dapat memupuk cinta lingkungan.

            Perancangan sumber belajar merupakan bagian dari upaya untuk mendukung implementasi kurikulum yang menekankan pada kemampuan untuk mendesain sumber belajar dan memanfaatkan sumber belajar yang ada  Suksesnya implementasi kurikulum harus ditunjang dengan pembelajaran  yang bermutu melalui penggunaan dan pemanfaatan berbagai  sumber belajar yang tersedia secara optimal.

Sumardi, S.Pd

Guru Biologi SMA Muhammadiyah , Wonosobo


 

 

BERBAGI