Beranda Sekolah Hebat Opini Guru Pembelajaran Tematik Tingkatkan Hasil Belajar Siswa

Pembelajaran Tematik Tingkatkan Hasil Belajar Siswa

38
BERBAGI
SITI MARKHAMAH, S.Pd.SD SDN 2 TEMPURAN Jalan Gondang Tempuran Wanayasa Banjarnegara
SITI MARKHAMAH, S.Pd.SD SDN 2 TEMPURAN Jalan Gondang Tempuran Wanayasa Banjarnegara

Ditinjau dari pengertiannya pembelajaran adalahpengembangan pengetahuan,ketrampilan ,atau sikap baru pada saat seseorang individu berinteraksi dengan informasi dan lingkungan.Menurut Yunanto (2004:4) ,”Pembelajaran merupakan pendekatan belajar yang memberi ruang kepada anak untuk berperan aktif dalam kegiatan belajar.”

               “Tema adalah pokok pikiran atau gagasan pokok yang menjadi pokok pembicaraan”Depdiknas(2007:226).Selanjutnya menurut  Kunandar  (2007:311),”Tema merupakan alat atau wadah untuk mengedepankan berbagai konsep kepada anak didik secara utuh.”Dalam pembelajaran,tema di berikan dengan maksud menyatukan isi kurikulum dalam satu kesatuan yang utuh,memperkaya perbendaharaan bahasa anak didik dan membuat pembelajaran yang melibatkan beberapa mata pelajaran untuk memberikan pengalaman yang bermakna kepada siswa.Keterpaduan dalam pembelajaran ini dapat dilihat dari aspek proses atau waktu,aspek kurikulum,dan aspek belajar mengajar.Jadi,pembelajaran tematik adalah pembelajaran terpadu yang menggunakan tema sebagai pemersatu materi yang terdapat di dalam beberapa mata pelajaran dan di berikan dalam satu kali tatap muka.

               Pembelajaran tematik dikemas dalam suatu tema atau bisa disebut dengan istilah tematik.Pendekatan tematik ini merupakan satu usaha untuk megintegrasikan pengetahuan,kemahiran dan nilai pembelajaran serta pemikiran yang kreatif dengan menggunakan tema.Dengan kata lain pembelajaran tematik adalah pembelajaran yang menggunakan tema dalam mengaitkan beberapa mata pelajaran sehingga dapat memberikan pengalaman bermakna bagi peserta didik.Dikatakan bermakna karena dalam pembelajaran tematik,peserta didik akan memahami konsep-konsep yang mereka pelajari melalui pengalaman langsung dan menghubungkannya dengan konsep lain yang telah dipahaminya.Pendekatan ini berangkat dari teori pembelajaran yang menolak proses latihan/hafalan (drill) sebagai dasar pembentukan pengetahuan dan struktur intelektual anak.Teori pembelajaran ini di motori para tokoh psikologi Gestalt,termasuk Piaget yang menekankan bahwa pembelajaran itu haruslah bermakna dan berorientasi pada kebutuhan dan perkembangan anak.Pendekatan pembelajaran tematik lebih menekankan pada penerapan konsep belajar sambil melakukan sesuatu (learning by doing).

              Dalam pelaksanaannya,pendekatan pembelajaran tematik ini bertolak dari suatu tema yang dipilih dan dikembangkan oleh guru bersama peserta didik dengan memperhatikan keterkaitan dengan isi mata pelajaran.Tema dalam pembelajaran tematik menjadi sentral yang harus dikembangkan.Tema tersebut diharapkan akan memberi keuntungan.Penggabungan beberapa kompetensi dasar,indikator serta isi mata pelajaran dalam mata pelajaran tematik akan terjadi penghematan karena tumpang tindih materi dapat di kurangi bahkan di hilangkan.Siswa mampu melihat hubungan-hubungan yang bermakna sebab isi/materi pembelajaran lebih berperan sebagai sarana atau alat,bukan merupakan tujuan akhir,Pembelajaran menjadi utuh sehingga siswa akan mendapat pengertian mengenai proses dan materi pelajaran secara utuh pula.

               Karena  pembelajaran tematik adalah pembelajaran yang dirancang berdasarkan tema-tema tertentu,maka dalam pembahasannya tema itu di tinjau dari mata pelajaran.Sebagai contoh,tema “Air” dapat ditinjau dari mata pelajaran fisika,biologo,kimia,dan matematika.Lebih luas lagi,tema itu dapat ditinjau dari bidang studi lain.seperti IPS,bahasa, dan seni.

Pembelajaran tematik menyediakan keleluasaan dan kedalaman implementasi kurikulum., Menawarkan  kesempatan yang sangat banyak pada siswa untuk memunculkan dinamika dalam pendidikan.Unit yang tematik adalah epitome dari seluruh bahasa pembelajaran yang memfasilitasi

Siswa untuk secara produktif menjawab pertanyaan yang dimunculkan sendiri dan memuaskan rasa ingin tahu dengan penghayatan secara alamiah tentang dunia di sekitar kita. Dengan demikian guru bisa melakukan hal yang lebih baik lagi untuk pembelajaran di kelas.

SITI MARKHAMAH, S.Pd.SD

SDN 2 TEMPURAN

Jalan Gondang Tempuran Wanayasa Banjarnegara

BERBAGI