Beranda Travelling Wisata Pemda Disarankan Promosi Wisata Via Online… Begini Alasannya..

Pemda Disarankan Promosi Wisata Via Online… Begini Alasannya..

357

JATENGPOS.CO.ID, PURWOKERTO – Pemerintah daerah perlu terus meningkatkan upaya promosi pariwisata melalui internet atau media sosial, kata pengamat pariwisata Universitas Jenderal Soedirman Chusmeru.

“Perlu terobosan dengan melakukan pembauran promosi wisata lewat internet atau media sosial yang dikenal dengan istilah komunikasi atau promosi digital,” katanya, di Purwokerto, Jumat.

Dia menjelaskan, pada saat ini promosi pariwisata tidak cukup hanya dilakukan melalui media konvensional.

“Yang dimaksud media konvensional yakni iklan luar ruang baliho, billboard, brosur, leaflet, iklan di media cetak, radio, dan TV. Pariwisata juga tidak hanya dapat dilakukan melalui pameran atau konferensi,” katanya.

Media konvensional tersebut, kata dia, berbiaya tinggi, tidak interaktif, dan kurang dapat diperbaharui setiap saat.

“Selain itu, sulit diprediksi efektivitasnya, dan tidak dapat diketahui secara langsung respons, minat, dan motif kunjungan wisatawan ke suatu destinasi wisata,” katanya.

Karena itu, kata dia, perlu dilakukan terobosan dengan melakukan pembauran promosi wisata lewat internet atau media sosial.

“Berbagai media sosial seperti website, twitter, instagram, facebook, youtube, line, path, dan berbagai aplikasi lainnya bisa dimanfaatkan. Media digital tersebut relatif murah, masif, cepat, lebih menarik dan interaktif,” katanya lagi.

Ditambah lagi, kata dia, pemutakhiran informasi seputar destinasi wisata juga bisa dilakukan setiap saat.

“Respons, minat, dan motif wisatawan dapat diketahui lewat dialog atau diskusi pengunjung web, anggota atau pengikut akun medsos satu destinasi wisata,” kata dia.

Dia menambahkan, pada saat ini wisatawan cenderung lebih suka mencari informasi pariwisata lewat internet.

“Kecenderungan saat ini wisatawan memang lebih suka mencari informasi wisata lewat internet atau medsos, karena lebih mudah, murah, cepat, dan kredibel. Banyak reservasi hotel, restoran, atau perjalanan yang dilakukan secara online,” katanya pula.(drh/ant)