Beranda Jateng Solo Pemkab Klaten Kembali Hidupkan Isolasi Komunal

Pemkab Klaten Kembali Hidupkan Isolasi Komunal

12
Pertemuan secara virtual dilaksanakan Pjs Bupati Klaten Sudjarwanto dengan camat dan lurah di Klaten.

JATENGPOS.CO.ID, KLATEN– Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Klaten Sujarwanto Dwiatmoko meminta agar isolasi komunal yang ada di tingkat RW, desa dan kecamatan untuk dihidupkan kembali.

Hal tersebut menyusul adanya penambahan sebanyak 201 kasus positif Covid-19 pada Sabtu 14 November 2020. Kemudian, setelah itu penambahan kasus masih terjadi. Hingga pada Kamis (19/11) tercatat sebanyak 373 warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 menjalani perawatan di rumah sakit atau melakukan isolasi mandiri.

Dengan jumlah tersebut, Pjs Bupati Klaten meminta kepada para camat, kepala desa, RT dan RW agar mengecek data masyarakatnya yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Sujarwanto pun menginstruksikan para camat dan kepala desa untuk mengaktifkan kembali isolasi komunal yang ada.

“Cek data-data yang terkonfirmasi itu apakah kalau melakukan isolasi mandiri dirumahnya memungkinkan atau tidak. Bila memang sangat riskan terjadi penularan di isolasi mandiri rumah tangga, saya harapkan hidupkan kembali isolasi komunal di tingkat desa, RW, maupun tingkat kecamatan,” katanya pada pertemuan virtual dengan camat dan kepala desa.

Selain isolasi komunal yang ada di daerah, imbuh Pjs Bupati Klaten, isolasi komunal di tingkat kabupaten pun akan semakin dikembangkan dan diperkuat. Bagi warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 agar dapat melakukan isolasi di tempat isolasi mandiri yang memadai.

Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Klaten di pun siap mendukung ketersediaan logistik untuk keperluan isolasi mandiri.

“Maka pastikan logistik di desa memungkinkan, untuk memberikan support kembangkan gotong-royong jogo tonggo. Bila tidak memungkinkan segera laporkan ke satgas kabupaten maka kita akan mendorong penguatan untuk kebutuhan isolasi mandiri,” jelasnya.

Dikatakan, penguatan tersebut dalam rangka mencukupi kebutuhan isolasi mandiri meliputi kebutuhan sehari-hari maupun pemeriksaan dan kebutuhan kesehatan yang diperlukan selama isolasi mandiri.

Sujarwanto menambahkan, rumah sakit yang ada di Klaten siap menampung warga terkonfirmasi positif Covid-19 yang memiliki komorbid dan membutuhkan penanganan medis.

“Untuk rumah sakit siap menampung yang komorbid. Di rumah sakit telah dikoordinasikan untuk siap menampung. Bila pak camat dan pak kades mengalami kesulitan untuk merujuk, sampaikan ke satgas,” ujarnya. (rit)