Beranda Jateng Pemkab Tegal Pastikan Tidak Ada Telur Palsu

Pemkab Tegal Pastikan Tidak Ada Telur Palsu

BERBAGI
Dinas Kelautan dan Perikanan, Pertanian dan Pangan melalui Bidang Peternakan, Dokter Hewan dan Lurah Panggung menunjukkan telur yang diduga palsu setelah dilakukan pengecekan di Kantor Kelurahan Panggung. FOTO:MEIWAN DANI RISTANTO/JPNN

JATENGPOS.CO.ID. TEGAL- Setelah melakukan pengecekkan terhadap telur yang diduga palsu dari Ali Zainal, tidak ada telur palsu. Hanya saja telur tersebut sudah lama. Sehingga warga diminta untuk selektif dalam membeli supaya tidak sampai sakit perut. Karena ketika mengonsumsi telur ada bakteri Salmonella yang masuk.

“Setelah kami melakukan pengecekan, tidak ada telur palsu. Karena telur tersebut sudah lama, lebih dari empat minggu yang dicampur dengan telur baru,” kata drh Sri Kristin.

Disebutkan, ciri-ciri telur yang lama dan baru diantaranya, telur baru batas antara putih telur tebal dan tipis terlihat jelas, tidak terdapat bercak darah dan benda asing pada putih telur, bentuk kuning telur bulat dan posisi di tengah telur dari putih telur yang tebal.

Sedangkan telur lama, batas antara putih telur tebal dan tipis tidak jelas, terdapat bercak darah atau benda asing pada putih telur, bentuk kuning telur tidak bulat dan  posisi agak ke pinggir. Dengan mengetahui ciri telur lama dan baru, masyarakat ketika membelinya telur hasus lebih hati-hati.

“Ciri-ciri tersebut membedakan antara telur lama dan baru. Sehingga msayrakat diharapkan teliti dalam membeli telur,” ujar drh Nisa.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Pertanian dan Pangan Nur Fuady melalui Bidang Peternakan Heru Prasetyo mengatakan, untuk memalsukan telur membutuhkan teknologi yang sangat canggih. Sehingga kalau telur tersebut palsu jelas tidak mungkin. Kecuali telur lama dicampur dengan baru. Ketika masyarakat menduga ada telur palsu, silahkan laporkan ke Bidang Peternakan untuk segera dilakukan kajian.

“Telur di Indonesia lebih murah dari negara manapun, sehingga kalau dipalsu mereka akan rugi. Tetapi kalau dicampur itu ada permainan dari agen telur,” ungkap Heru Prasetyo. (mei/ela/jpnn/muz)

BERBAGI