Beranda Sekolah Hebat Opini Guru Pengelolaan Kelas Kunci Sukses Pembelajaran

Pengelolaan Kelas Kunci Sukses Pembelajaran

12
Budi Santosa, S.Pd.,M.Pd. Guru IPS SMP Negeri 27 Surakarta

Proses pembelajaran di kelas sangat ditentukan peran guru dalam menguasai kelas selain  mengajar, guru dituntut untuk mampu mendidik, membimbing, mengarahkan dengan harapan  peserta didik pada awal  sebelum  pembelajaran  peserta didik memiliki  ketertarikan, rasa simpati, senang terhadap guru, peserta didik memandang guru sebagai sosok, figur yang selalu didambakan  peserta  didik. Pengelolaan kelas dengan  dihadapkan  berbagai  ragam peserta, karakteristik peserta didik  tidaklah mudah dilakukan guru.

Maka dari itu  guru harus    memiliki  Tri Fungsi  yaitu  selain sebagai  guru  juga  bisa  berperan sebagai orangtua dan  sebagai sahabat, dimana tiga peran tersebut disesuaikan dengan situasi  yang mendukung  dan disesuaikan dengan lingkungannya. Yang pertama adalah peran sebagai guru jelas mengajar, mendidik, membimbing  dan  sekali waktu memberi  penghargaan  reward  bagi peserta didik yang  dapat menjawab pertanyaan dengan cepat  dan sebagainya.

Yang kedua peran sebagai orangtua, disinilah  guru harus benar-benar bisa memberikan perhatian, kasih sayang, tidak marah jika ada kesalahan  peserta didik tapi memberikan nasehat yang baik yang mampu menanamkan  nilai–nilai  yang baik  sehingga peserta didik berani  untuk bertanya  jika menghadapi kesulitan. Yang terakhir adalah peran sebagai sahabat, guru bisa menjadi sahabat  tempat bercurhat  tentang permasalahan peserta didik, baik dalam pembelajaran di  kelas  maupun  di  lingkungan sekolah dengan menyesuaikan situasi  dan kondisinya.

Dengan memiliki Tri Fungsi tersebut guru dengan mudah  mampu  menguasai kelas  karena sudah memahami keragaman dan karakteristik, gaya belajar peserta didik  sehingga suasana pembelajaran di  kelas menjadi nyaman, aman, tertib, menyenangkan, suasana kelas “fun”   yang menjadi dambaan peserta didik  sehingga  proses belajar mengajar  akan lebih efektif dan efisien .

            Langkah selanjutnya dalam pengelolaan kelas  Guru memulai dengan  permainan  yang menyenangkan  untuk membuat suasana kelas  nyaman, kondusif  dan terkendali guru tetap mendampingi, mengarahkan pandangan ke seluruh peserta didik dengan  cara  bersahabat, memperhatian  kebutuhan peserta didik, peserta didik dilatih diajak bermain yang menggugah semangat  untuk tertarik belajar dengan  senang di kelas  misalnya  dengan permainan senam otak  dengan  tepuk, senam tawa  dengan  hitungan  yang berlawanan. Setelah peserta didik merasa  fresh  dilanjutkan dengan  literasi  yang disesuaikan dengan materi pelajaran.

Misal menggambar  pohon yang terdiri dari beberapa ranting  kanan kiri, peserta didik diminta memasangkan soal dan  jawaban  pada ranting-ranting  tersebut yang sesuai, guru  tetap mendampingi peserta didik, membimbing, mengarahkan, peserta didik diberi kesempatan berpendapat, guru memancing keaktifan peserta didik  serta   menggali  kemampuan peserta didik, guru mengeksplorasi sehingga peserta didik benar-benar  mampu mengaktualisasikan dirinya, peserta didik mengemukakan pendapatnya, hasil karyanya  dihargai sehingga menimbulkan  kegembiraan yang mendorong jiwa  semangat  keingin tahuan  yang harus digali, disinilah munculnya ketertarikan pada proses pembelajaran. Kemudian guru mulai mengunakan strategi  pembelajaran  agar peserta didik mudah  menerima dan memahami materi pembelajaran yang akhirnya peserta didik mampu menguasai materi pembelajaran.

Strategi  pembelajaran guru  sebagai pola kegiatan pembelajaran  yang dipilih dan digunakan guru secara konstektual  sesuai dengan karakteristik peserta didik, kondisi sekolah, lingkungan sekitarnya serta tujuan khusus yang telah dirumuskan. Strategi  pembelajaran harus   berkaitan dengan tujuan pembelajaran  dapat menggunakan agar diperoleh kegiatan pembelajaran yang  efektif dan efisien  serta pengelolaan kelas dapat dilakukan oleh guru  sehingga tujuan pembelajaran tercapai sesuai harapan.

Budi Santosa, S.Pd.,M.Pd.

Guru IPS SMP Negeri 27 Surakarta