Beranda Jateng Pengembangan Kampung Wisata Kauman Kidul Alami Kendala

Pengembangan Kampung Wisata Kauman Kidul Alami Kendala

43
Bersyukur: Syukuran di hari ulang tahun kampung wisata Kauman Kidul, Sitalang dengan harapan agar tetap semangat di masa pandemi ini. ( foto : ist/dekan bawono/ jateng pos).

JATENGPOS.CO.ID,  SALATIGA – Lurah Kauman Kidul Sumarno Sag,Mag mengatakan pengembangan kampung wisata Kelurahan Kauman Kidul terkendala dua hal yaitu, pandemi covid-19 dan master plan dan DED-nya. Akibatnya saat ini seperti jalan di tempat.

“ Yang masih eksis wisata kuliner yang dikelola secara pribadi seperti resto kalibatur, resto kini kuno, pemancingan mina kencana, dan pasar rakyat (pasar tiban) di kawasan pinggir sawah Si Talang,” ujarnya.

Dikatakan Sumarno, pihak kelurahan sudah siap memberikan pos anggaran dari Dana Kelurahan untuk pengembangan kampung wisata Kauman Kidul, namun tidak berdaya ketika menghadapi dua persoalan tersebut.

“Master plan belum ada, inovasi warga juga terhambat pandemi covid-19,” imbuhnya.

Selama ini kegiatan Pokdarwis (kelompok sadar wisata) kauman kidul, lebih pada menerima wisatawan / pengunjung dengan sistim tinggal di homestay yang disiapkan. Kemudian pengunjung dikenalkan potensi sejarah, budaya dan agrowisata yang ada.

Diajak jalan-jalan melihat watu rumpuk peninggalan sejarah (mitos) Sunan Kalijaga, prasasti plumpungan peninggalan sejarah Raja Bhanu yang hidup pada masa Dinasti Syailendra tahun 750 M, menjadi cikal bakal sejarah Salatiga, melihat bendungan kali sucen yang dibangun pada masa penjajahan belanda 1918, mengunjungi dan bermain gamelan dan menari di sanggar budaya rama wijaya, serta ke agro wisata bermain river tubing, bercocok tanam dan menangkap ikan di sawah.

Dikatakannya, selama pandemi kegiatan Pokdarwis relatif terhenti. Karena belum mendapat izin dari dinas terkait. Upaya untuk meningkatkan sarana prasarana penunjang juga masih menunggu master plan. Tahun ini Dinas Kebudayaan dan Pariwisata akan membantu mewujudkan masterplan.

” Kami semua berharap segera terwujud,” pungkasnya.

Sementara, untuk menggairahkan wisata Kauman Kidul, diadakan acara tasyakuran secara sederhana saat peringatan HUT ke-2 Pasar Agro Sitalang Kauman Kidul, pada Sabtu (20/2). Kegiatan ini dihadiri Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Ibu Dra. Nunuk Dartini, M.Si serta Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bapak Drs. Valentino Tanto Haribowo.

Ketua Paguyuban Pasar Agro Sitalang Sururi, mengaku senang atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Sebab para tamu yang ia undang dapat hadir secara pribadi dan memberikan dukungan kepada para pedagang Agro Sitalang.

Hadir pula dalam acara tersebut anggota DPRD Kota Salatiga Bapak Sarmin Sampurno S.Pd, Lurah Kauman Kidul Bapak Sumarno, S.Ag., MM, Ketua Pokdarwis Bapak Drs. H. Rohmad, Babinkamtibmas, Babinsa dan para Ketua RW se Kelurahan Kauman Kidul.

“Sebelum pandemi Covid-19 jumlah pedagang sekitar 70-an orang. Saat ini yang masih eksis tinggal 30-an pedagang, kita berharap pandemi ini cepat berlalu,” kata Sururi. (deb)