Beranda Sekolah Hebat Opini Guru Pentingnya Soal-soal “HOTS” Dalam Pembelajaran IPA

Pentingnya Soal-soal “HOTS” Dalam Pembelajaran IPA

BERBAGI

JATENGPOS.CO.ID, – Pengembangan Kurikulum 2013 perlu dilakukan karena adanya berbagai tantangan yang dihadapi, baik tantangan internal maupun tantangan eksternal. Tantangan eksternal dalam dunia pendidikan yaitu menghadapi abad 21 dan globalisasi. Ketrampilan abad 21 yang harus dimiliki peserta didik   yaitu kreativitas, critical thinking/problem solving, communication, dan  collaboration. Ketrampilan problem solving ada dua macam, yaitu masalah akademik, dan masalah otentik. Dalam masalah akademik peserta didik dituntut menyelesaikan masalah yang terkait dengan disiplin ilmu yang dipelajari. Sedangkan masalah otentik adalah masalah yang mereka jumpai dalam kehidupan sehari-hari.

         Untuk itulah dalam proses pembelajaran perlu adanya latihan pemecahan masalah yang rumit dan kompleks. Peserta didik perlu diberi latihan problem solving dengan memberikan soal-soal yang dapat mengukur kemampuan berfikir  tingkat tinggi. Soal-soal ini dikenal dengan soal “HOTS”

         Ketrampilan berfikir tingkat tinggi atau yang lebih dikenal dengan istilah Higher Order Thinking Skill (HOTS)  dibagi menjadi 4 kelompok yaitu pemecahan masalah, membuat keputusan, berfikir kritis dan berfikir kreatif. Proses kognitif “HOTS” adalah menganalisis, mengevaluasi, dan mencipta. Kemampuan ini tidak hanya mengukur dimensi faktual, konseptual  dan prosedural saja akan tetapi merupakan kemampuan berfikir level atas (metakognitif) pada taksonomi Bloom yang terbaru hasil revisi oleh Anderson dan Krathwohl. Soal-soal “HOTS” merupakan instrumen yang digunakan untuk mengukur kemampuan berfikir tingkat tinggi, yaitu kemampuan berfikir yang tidak hanya mengingat, dan menyatakan kembali, akan tetapi soal HOTS mengukur kemampuan:1) transfer konsep satu ke konsep yang lain 2) memproses dan menerapkan informasi 3) mencari kaitan dari berbagai informasi yang berbeda 4) menggunakan informasi untuk memecahkan masalah 5) menelaah ide dan informasi secara kritis.

         Ada beberapa ciri dari Soal HOTS yaitu:1) meminimalkan tingkat kemampuan mengingat kembali  2) menunjukkan pemahaman akan informasi dan bernalar dari pada sekedar  mengingat kembali informasi 3) tidak menguji ingatan 4) penilaian melibatkan pertanyaan dan jawaban, eksplorasi dan analisis, memakai nalar, memecahkan menilai, mengkritik dan menterjemahkan. 5) pertanyaan tidak selalu harus  sulit dan 6) tidak terpaku hanya untuk siswa yang dewasa atau kurikulum yang sulit. Agar soal yang ditulis dapat menuntut berfikir tinggi, maka setiap butir soal selalu diberi stimulus dan hendaknya  bersifat kontekstual.

            Pembelajaran IPA  antara lain bertujuan untuk mengembangkan pengetahuan, pemahaman dan kemampuan analisis siswa terhadap lingkungan alam dan sekitarnya. Dalam pembelajaran IPA, untuk meningkatkan siswa berfikir kritis  dapat dilakukan dengan serangkaian latihan ataupun tugas-tugas yang diberikan pada siswa dalam bentuk soal-soal yang bervariasi. Variasi soal  tersebut antara lain soal pilihan ganda, pilihan ganda kompleks(benar/salah), menjodohkan, isian singkat, dan  uraian,

      Sebagai contoh penerapan soal-soal “HOTS” dalam pembelajaran IPA materi listrik statis, misalnya: Dua buah muatan masing-masing q1 dan q2 berada di udara terpisah pada jarak 2r sehingga terjadi gaya tarik sebesar F. Jika kedua muatan dipindahkan sehingga berjarak 2 kali jarak mula-mula, maka gaya tarik antara kedua muatan menjadi berapa?

            Bagi seorang guru,  soal-soal  HOTS harusnya sudah bukan merupakan hal baru lagi, sehingga dalam setiap proses pembelajaran perlu memberikan soal HOTS. Pemberian soal HOTS dimulai dari yang sederhana ke yang kompleks. Setiap proses pembelajaran dengan menyajikan soal HOTS ini akan merangsang peserta didik untuk berfikir tingkat tinggi dan terbiasa memecahkan masalah. Dengan demikian peserta didik kelak dikemudian hari mempunyai kemampuan menyelesaikan masalah-masalah yang berkaitan dengan disiplin ilmunya maupun yang berkaitan dengan kehidupan nyata. Soal HOTS dapat digunakan untuk mengembangkan kemampuan berfikir kritis dan kreatif. Yang diperlukan sekarang adalah komitmen dari guru dan peserta didik bahwa soal HOTS dapat diterapkan pada semua jenjang pendidikan. Dengan keseriusan dan komitmen yang tinggi akan diperoleh hasil yang maksimal.

 

HARIYANTI, S.Pd.

Guru IPA SMP Negeri 40 Purworejo

 

BERBAGI