Beranda Jateng Pantura Timur Penyebaran HIV AIDS di Rembang Meningkat

Penyebaran HIV AIDS di Rembang Meningkat

92
BERBAGI
Peringatan Hari AIDS sedunia di Kabupaten Rembang diisi kegiatan jalan sehat dari kawasan Alun-alun Rembang. FOTO: AHMAD SHOFA/JATENG POS.CO.ID

JATENGPOS.CO.ID, REMBANG – Kasus penyebaran HIV- Aids akhir-akhir ini  di Kabupaten Rembang sangat memprihatinkan. Bahkan dari tahun ke tahun, angka penderitanya cendrung semakin bertambah.

Hal tersebut disampaikan Bupati Rembang Abdul Hafidz, saat menjadi pembina upacara pada peringatan Hari Aids sedunia dan apel besar keselamatan berlalu lintas di Alun-alun Rembang, Jumat (8/12) pagi kemarin.

Menurut Hafidz, hingga Nopember tahun 2016 jumlah total pendrita HIV-Aids mencapai 312 kasus sejak tahun 2004. Sedangkan pada tahun 2017 ini, naik  menjadi 436 penderita. Perinciannya jumlah positif HIV/Aids sebanyak 150 orang, penderita Aids 281 orang dengan total 817 kasus.

Dengan meningkatnya kasus HIV/Aids itu, Bupati Hafidz berharap masyarakat terus mengupayakan pencegahan, yakni perlu diperkuat dengan upaya perberdayaan masyarakat.

Hafidz menegaskan, hal tersebut bertujuan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat berperilaku hidup sehat.

“Kita sesungguhnya masih berhadapan dengan ancaman yang tidak ringan, karena dalam kenyataannya jumlah penderita HIV AIDS di Kabupaten Rembang masih  cenderung bertambah,” ungkapnya .

Karena itu, Bupati Hafidz menilai sangat penting bagi masyarakat untuk merenungkan dan mempraktekkan tema peringatan hari Aids sedunia yaitu “Saya Berani Saya Sehat”.

Melalui tema itu, diharapkan masyarakat membuka kesadaran dan bisa meningkatkan kepedulian seluruh elemen terhadap HIV/Aids. Salah satunya dengan cara test HIV dan melanjutkan pengobatannya.(sov/rif)