Beranda Ekonomi Pertamina Peduli Gizi Buruk

Pertamina Peduli Gizi Buruk

56
BERBAGI
ALAT KESEHATAN : Ketua Persatuan Wanita Patra Pertamina MOR IV, Devi Sinta (dua dari kanan), menyerahkan alat kesehatan untuk posyandu Kelurahan Kemijen, Senin (3/12). FOTO : ANING KARINDRA/JATENG POS
ALAT KESEHATAN : Ketua Persatuan Wanita Patra Pertamina MOR IV, Devi Sinta (dua dari kanan), menyerahkan alat kesehatan untuk posyandu Kelurahan Kemijen, Senin (3/12). FOTO : ANING KARINDRA/JATENG POS

JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG– Persoalan gizi buruk masih menjadi persoalan kesehatan bagi warga di Kelurahan Kemijen, Semarang Timur.

Kasi Pemerintahan dan Pembangunan Kelurahan Kemijen, Nuriyah mengatakan, warga Kemijen kebanyakan bekerja sebagai buruh pabrik dan tenaga serabutan. Dengan begitu, pemenuhan asupan gizi yang cukup untuk bayi dan balita kerap terabaikan.

“Banyak orang tua yang memiliki anak bayi atau balita, menitipkan anaknya kepada kakek nenek atau saudara terdekat. Sedangkan asupan dari bayi atau balitanya yang seharusnya mendapatkan gizi cukup, tidak terpenuhi,” katanya, di sela sosialisasi kesehatan tumbuh kembang anak dan pencegahan HIV/AIDS yang dilakukan Pertamina MOR IV, Senin (3/12).

Oleh karena itu, lanjut Nuriyah, persoalan gizi buruk yang ada di wilayahnya harus ditangani sedikit demi sedikit. Salah satunya, melalui kegiatan preventif dari para kader kesehatan Kelurahan Kemijen dengan pendampingan pihak terkait.

“Walaupun sudah ada posyandu, tapi masih ada balita yang mengalami gizi buruk. Kader-kader kesehatan kami juga secara rutin melakukan kunjungan ke rumah-rumah, terutama yang kategori kandungan risiko tinggi,” ujarnya.

Dijelaskan, pihaknya juga gencar melakukan sosialisasi kepada warga, agar gemar makan ikan. Karena, ikan juga bagus dikonsumsi bagi ibu-ibu yang sedang hamil.

“Kandungan protein ikan itu sangat bagus dan dibutuhkan janin,” jelasnya.

Section Head Medical Pertamina MOR IV, Sari Kusumaninggar menambahkan, pihaknya juga ikut bertanggungjawab terhadap kesehatan warga di sekitar Ring I TBBM Semarang Group. Untuk itu, kesehatan warga tetap terjamin dan masyarakat juga merasakan manfaat dari hidup sehat.

“Kita memberikan promotif preventif bagi para kader kesehatan di Kelurahan Kemijen. Kita lihat di Ring I ini, terutama di Kelurahan Kemijen yang dekat dengan TBBM Semarang Group. Salah satu persoalannya adalah masalah gizi buruk, dan kita berikan makanan tambahan pendamping ASI kurang lebih 200 paket,” imbuh Sari.

Sari menjelaskan, kegiatan tersebut juga dalam rangka HUT ke-61 Pertamina dengan tema “Sinergi Energi”, sehingga menjadi semangat terus bersinergi dengan stakeholder Pertamina.(aln)

BERBAGI