Beranda Ekonomi Pertamina Salurkan Rp 19 Miliar Bantuan Kemitraan di Jateng-DIY

Pertamina Salurkan Rp 19 Miliar Bantuan Kemitraan di Jateng-DIY

Atasi Dampak Covid-19

23
KEMITRAAN- PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region (MOR) IV tahun 2020 telah menyalurkan bantuan Program Kemitraan BUMN kepada 253 UMKM di Jateng-DIY. FOTO : IST/ANING KARINDRA/JATENG POS

*Tingkatkan Kemandirian UMKM

SEMARANG– PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region (MOR) IV telah menyalurkan bantuan Program Kemitraan BUMN kepada Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sebesar Rp 19 miliar di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Adapun jumlah penerima manfaat mencapai 253 UMKM sejak bulan Januari hingga September 2020.

“Nilai tersebut melampaui target pencapaian Program Kemitraan yang ditetapkan secara internal yaitu sebesar Rp 18 miliar hingga akhir tahun 2020,” kata Anna Yudhiastuti, Unit Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina MOR IV.

Menurutnya, secara keseluruhan jumlah mitra binaan yang masih aktif dalam Program Kemitraan 3 tahun terakhir ada 834 UMKM. Mitra binaan tersebut berasal dari berbagai macam sektor, diantaranya sektor industri, perdagangan, pertanian, peternakan, perikanan, perkebunan, hingga jasa.

“Program Kemitraan BUMN bertujuan untuk mempercepat laju pertumbuhan ekonomi Indonesia, dengan mengembangkan para pelaku UMKM hingga menjadi mandiri ekonomi atau berdikari,” ungkapnya.

Ditambahkan, bantuan yang diberikan berupa dana pinjaman untuk modal usaha hingga maksimal Rp 200 juta. Di samping itu, Pertamina juga memberikan bantuan pendampingan dan pembinaan kepada mitra binaan.

Bambang Tri Mulyono, Pemilik Usaha Bakmi Jawa Mbah Harjo asal Bantul mengaku, senang telah menjadi bagian dari Program Kemitraan Pertamina sejak tahun 2019. Menurutnya, ada banyak manfaat yang dirasakannya setelah menjadi mitra binaan Pertamina.

“Pinjaman dana dari Pertamina senilai Rp 75 juta itu sendiri sangat membantu saya untuk menambah peralatan dan kebutuhan usaha. Biaya administrasinya juga hanya 3%, jauh lebih rendah daripada pinjaman ke bank, sehingga pengembaliannya tidak begitu memberatkan,” ujar Bambang.

Selain itu, Bambang juga berterima kasih karena kerap diikutkan dalam kegiatan pembinaan dan perluasan akses pasar, sehingga usahanya semakin banyak dikenal pelanggan.

“Produk saya ini juga semakin dikenal banyak pelanggan bukan hanya di sekitar Yogyakarta saja, tapi di Jakarta dan kota-kota lainnya, bahkan sudah sampai Jedah, Arab Saudi, berkat pameran UMKM yang disponsori oleh Pertamina di sana,” jelasnya, saat kegiatan webinar Nongkrong Bareng Pertamina, baru-baru ini.

Bambang menuturkan, Pertamina juga senantiasa memberikan kesempatan pelatihan untuk mitra binaan seperti bagaimana cara mengelola keuangan hingga pemasaran secara online. Bahkan, Pertamina juga kerap membantu usaha mitra binaannya bertahan di tengah pandemi Covid-19 yang saat ini sedang terjadi sejak awal tahun.

“Kami bersyukur sekali karena pada saat pertengahan bulan April yang lalu, usaha makanan kami mendapat oderan khusus dari Pertamina untuk dijadikan paket bantuan Pertamina Peduli Covid-19. Tentunya ini sangat membantu kami untuk bertahan dari perekonomian yang melesu akibat pandemi,” terangnya.

Sementara, Program Kemitraan merupakan salah satu program kepedulian kepada masyarakat khususnya para pelaku UMKM yang ditugaskan kepada Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan telah diatur dalam Peraturan Menteri Peraturan Menteri BUMN PER-02/MBU/04/2020 tanggal 2 April 2020 tentang Program Kemitraan Bina Lingkungan (PKBL).

Meskipun telah memenuhi capaian target Program Kemitraan tahun 2020, Pertamina akan terus menambah penyaluran dan pendampingan kepada UMKM khususnya di Provinsi Jawa Tengah dan DIY hingga akhir tahun. Bagi masyarakat yang ingin mendapatkan informasi seputar program kemitraan dari Pertamina dapat menghubungi Pertamina Call Centre 135 atau melalui website www.pertamina.com/id/program-kemitraan.(aln)