Beranda Jateng Perwakilan Mualaf Ingin Membangun Usaha Bisnis

Perwakilan Mualaf Ingin Membangun Usaha Bisnis

BERBAGI
Habib Husein Assegaf, seorang ulama besar menjadi pembicara Bumi yang diselenggarakan di masjid yang lekat dengan nuansa Tionghoa, Al Mahdi Perum Depkes, Magelang Utara, Senin (5/2). FOTO:WIWID ARIF/JPNN

JATENGPOS.CO.ID. MAGELANG- Sejumlah perwakilan mualaf dari seluruh Indonesia yang tergabung dalam Bina Usaha Muslim Indonesia (Bumi) mengikuti pelatihan di kompleks Masjid Al Mahdi, Perum Depkes, Magelang Utara, Senin (5/2).

Iskandar Chang, ketua pelaksana pelatihan menjelaskan setidaknya ada 60 orang yang terlibat dalam kegiatan itu. Lewat pelatihan ini diharapkan umat Islam, khususnya yang tergabung dalam Bumi dapat berkontribusi terhadap agama Islam di Indonesia melalui bisnis.

”Bumi memiliki banyak anggota dari seluruh Indonesia, sebagian besar mereka adalah mualaf etnis Tionghoa dan etnis lainnya,” tutur Iskandar.

Ia menjelaskan kegiatan yang sudah kali ketiga digelar ini menjadi tindak lanjut pascaembrio dibentuk. Ke depan, Bumi akan membuat hal yang lebih, salah satunya menciptakan unit usaha bisnis bersifat fasilitator edukasi.

”Sasarannya adalah para mualaf agar mereka mampu meningkatkan usaha. Semacam inkubasi bisnis,” ucapnya.

Ia menyebutkan, kegiatan itu sudah digelar sejak tiga hari lalu. Sebagian besar materi yang disampaikan adalah pendidikan praktis kepada umat. ”Salah satunya memang sangat awam karena pelatihan ini juga mengajari tata cara membuat sabun,” jelasnya.

Iskandar berharap adanya pelatihan ini akan meningkatkan sisi ekonomi umat. Mereka ke depan bisa memiliki badan hukum dan Bumi bisa berada di seluruh Indonesia.

”Harapan kami Bumi memiliki perusahaan yang sifatnya bisa membantu kaum dhuafa,” tandasnya.

Sementara itu, Walikota Magelang, Sigit Widyonindito saat menghadiri acara itu mengaku sangat mengapresiasi kegiatan keagamaan yang digelar oleh Bumi.

”Kami tentu sangat mendukung dan mengapresiasi kegiatan keagamaan seperti ini. Sejalan dengan visi misi Kota Magelang sebagai kota jasa yang modern dan cerdas dilandasi dengan masyarakat sejahtera dan religius,” kata Sigit.

Dia juga berharap, kegiatan ini nantinya dapat memberikan manfaat kepada seluruh umat muslim di Indonesia dan Kota Magelang. (wid/jpnn/muz)

BERBAGI