Beranda Jateng Petani Boyolali Khawatir Tikus Kembali Menyerang

Petani Boyolali Khawatir Tikus Kembali Menyerang

79
BERBAGI
Hama Tikus.

JATENGPOS.CO.ID, BOYOLALI – Petani di Desa Canden, Kecamatan Sambi, Boyolali dihantui kekhawatirkan dengan serangan hama tikus. Pasalnya, serangan hama tikus kini mulai menyerang tanaman padi disana. Jika tak segera diatasi, dikhawatirkan serangan bakal meluas.

Hama tikus mulai menyerang beberapa hektare sawah. Belasan hektare sawah lainnya di desa tersebut pun mulai terancam.

Seorang petani setempat, Sri Yanti (40), mengaku kaget mendapati kerusakan tanaman padi garapannya. Pasalnya, sehari sebelumnya belum terlihat adanya kerusakan.

Dia langsung memasang umpan racun tikus di setiap lubang yang berada di pematang sawah. Dia juga berencana mengusir tikus pada malam hari dengan menggunakan cambuk. Suara cambuk diyakini bisa membuat tikus ketakutan dan kabur.

Kekhawatiran juga diungkapkan Mitro Basri (56), petani lainnya. Dia mengaku, was-was serangan hama tikus bakal meluas seperti tahun lalu yang membuatnya gagal panen.

Selain hama tikus, masih ada hama lain yang menjadi momok menyeramkan bagi petani. Yaitu, hama wereng yang bisa cepat berkembang biak di musim hujan. Untuk itu, dia pun mulai mengantisipasi serangan dengan menyemprot pestisida.

Menurutnya, maraknya hama tikus dan wereng disebabkan pola tanam yang tidak serempak. Akibatnya hama wereng dapat dengan mudah berpindah-pindah. Apalagi, penyemprotan pestisida yang tak bersama menjadikan hama tak bisa dibasmi dalam sekali waktu.

Sementara itu Kades Cermo, Kecamatan Sambi, Ranto, mengungkapkan petani di desanya memiliki cara jitu untuk mengusir hama tikus. Yaitu dengan cara membiarkan lahan tidak ditanami padi hingga setahun. Kini, lahan seluas 10,5 hektare di desanya tanaman padinya sudah mulai berbulir.

“Setelah setahun sawah baru digarap lagi. Kini tanaman padi bebas hama tikus dan sudah mulai berbulir,” katanya, kemarin. (aji/saf)

BERBAGI