Beranda Ekonomi PGN Upayakan Pasokan Gas dari Sumber Lain

PGN Upayakan Pasokan Gas dari Sumber Lain

Insiden di Fasilitas CPP Gundih, Blora

43
PEMELIHARAAN RUTIN- Petugas PGN tengah melakukan pemeliharaan rutin PRS (Pressure Reducing Station) Tambakaji, Semarang. FOTO : IST/ANING KARINDRA/JATENG POS

JATENGPOS.CO.ID, JAKARTA – Terkait dengan terjadinya Insiden di salah satu fasilitas Central Processing Plant (CPP) Gundih, Blora, Jawa Tengah, yang dioperasikan Pertamina EP pada Kamis (9/4/2020), April 2020, PGN akan segera mengupayakan pasokan gas dari sumber lain, dengan moda Compressed Natural Gas (CNG).

PGN melalui PT Gagas Energi Indonesia (GAGAS) akan mendatangkan pasokan CNG dari Jawa Timur untuk memenuhi kebutuhan rata-rata harian Pelanggan Gaskita di Semarang sebesar 1100-1300 m3 dan untuk Pelanggan Jargas di Blora sebesar 280 – 300 m3.

Sekretaris Perusahaan PGN, Rachmat Hutama mengatakan, PGN juga memastikan kehandalan pasokan gas di wilayah yang terdampak dari insiden CPP Gundih ini. Agar kebutuhan masyarakat tetap dapat terpenuhi, penyaluran gas dengan moda CNG akan berlangsung sampai dengan penyaluran gas dari CPP Gundih kembali normal.

Selain itu, PGN berupaya agar dampak dapat diminimalisir sehingga penyaluran gas dapat dilakukan secara normal kembali.

“Kami juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan ini, serta untuk menjadi maklum adanya. Kami berupaya agar perbaikan dapat dilaksanakan sesuai dengan estimasi waktu yang telah ditentukan, sehingga pelanggan dapat kembali menikmati gas sebagai energi baik yang efisien. Tak lupa, kami sampaikan untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi Contact Center PGN di Nomor 1500 645,” katanya.

Sebagai pionir pemanfaatan gas bumi, lanjutnya, PGN akan terus membangun infrastruktur dan memperluas pemanfaatan gas bumi di seluruh wilayah Indonesia.

“Kami mengharapkan dukungan seluruh stakeholder dan masyarakat iagar PGN dengan peran sub holding gas dapat memperluas layanan energi baik gas bumi, energi ramah lingkungan, praktis, dan bebas subsidi bagi ketahanan energi nasional,” tandasnya.(aln)