Beranda Olahraga Piala Bupati Siap Digelar, Juliyatmono Kucurkan Subsidi 500 Juta ke Askab PSSI...

Piala Bupati Siap Digelar, Juliyatmono Kucurkan Subsidi 500 Juta ke Askab PSSI Karanganyar

23
Pengurus Askab PSSI Karanganyar, Prihanto, Ilyas Akbar Almadani, dan Toni Hatmoko saat potong tumpeng.
JATENGPOS.CO.ID, KARANGANYAR – Piala Bupati Karanganyar liga internal siap digelar 30 Agustus ini. Pasalnya, Askab PSSI Karanganyar telah menyalurkan subsidi Rp200 juta dari Bupati Karanganyar Juliyatmono untuk operasional kepada sejumlah 78 Tim.
Kecintaan Bupati Karanganyar Juliyatmono terhadap sepakbola memang tak diragukan, terbukti Yuli, orang nomor satu di Bumi Intanpari itu langsung menggelontorkan bantuan cash sebesar Rp 500 juta untuk pelaksanaan Liga Internal 2020 yang digelar selama 3 bulan dimulai pada 30 Agustus hingga akhir November yang diikuti 78 klub. Yuli ingin Karanganyar jadi kabupaten layak dan nyaman untuk olahraga.
Sebelum acara lunching logo dan pembagian subsidi dimulai, Ketua 1 Askab PSSI Karanganyar, Ilyas Akbar Almadani memberikan motivasi kepada semua tim untuk disiplin dan sportif dalam bertanding.
“Ini momentum luar biasa, dulu kita vakum, jadikan itu pelajaran. Agar masyarakat senang,” ucapnya di hadapan seluruh peserta di gedung Paripurna DPRD Karanganyar.
Sementara, Ketua PSSI Askab Karanganyar, Prihanto mengatakan, secara faktual bantuan secara tunai langsung diberikakan kepada 4 komponen Liga Internal. Yakni bantuan untuk klub sepakbola masing-masing Rp 2 juta per klub sepakbola, bantuan untuk wasit pertandingan Rp 122 juta untuk 42 wasit dan petugas hakim garis.
Selain itu juga diberikan bantuan untuk kordinator Liga Internal yang mengawasi di 5 lapangan yang digunakan sebesar Rp 19 juta serta bantuan untuk kordinator penyelenggara sebesar Rp 3 juta perlapangan.
“Kemarin DP bantuan Bupati Rp 200 juta sudah diserahkan secara tunai di Gedung DPRD Karanganyar, kekurangannya diberikan pada pertengahan pertandingan,” ujar Prihanto pada wartawan, kemarin.
Menurut Ketua 2 Askab PSSI Karanganyar Toni Hatmoko, secara teknis ada 5 lapangan yang layak dipakai, seperti Lapangan Plumbon-Tawangmangu, Lapangan Matesih, Lapangan Ngijo-Tasikmadu, Lapangan Jati-Jaten dan Lapangan Tuban-Gondangrejo. Untuk sistem pertandingan menganut sistem setengah kompetisi yang akan dibuka perdana secara serentak di lima lapangan.
“Grand openingnya simbolis Pak Bupati di Lapangan Plumbon, sedangkan yang empat lapangan lainnya juga digelar bersama saat itu juga,” tukasnya. (yas)