Beranda Politik Pilkada Kudus 2018, PKB Putuskan Koalisi dengan PDIP

Pilkada Kudus 2018, PKB Putuskan Koalisi dengan PDIP

115
BERBAGI
Pengurus DPC PKB Kudus bersalaman dengan Bacabup PDIP Kudus Masan belum lama ini. FOTO: BURHANUDDIN FIRDAUS/JATENGPOS.CO.ID

JATENGPOS.CO.ID, KUDUS – Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, memutuskan untuk berkoalisi dengan PDI Perjuangan dalam menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kudus 2018.

“Keputusan berkoalisi dengan PDI Perjuangan setelah dilakukan survei, ternyata hasilnya lebih kuat ketika berkoalisi dengan PDI Perjuangan dibandingkan dengan partai lain,” kata Ketua DPC PKB Kudus Ilwani di Kudus, kemarin.

Pertimbangan lainnya, kata dia, PDI Perjuangan juga sudah memiliki kader yang berkualitas untuk maju dalam Pilkada 2018, yakni Ketua DPRD Kudus Masan.

Terkit dengan bakal calon wakil bupati, kata Ilwani, akan dilakukan pembahasan lebih lanjut.

Ia menegaskan bahwa koalisi antara PKB dengan PDI Perjuangan merupakan koalisi tanpa syarat.

“Kami juga siap bergerak untuk melakukan pemenangan,” ujarnya.

Sejumlah figur yang mendaftar ke PKB diharapkan memahami proses tersebut dan tidak mengharapkan lagi rekomendasi dari PKB karena keputusan final sudah diambil untuk berkoalisi dengan PDI Perjuangan.

Oleh karena keputusan koalisi tersebut sudah final, kata dia, peluang bagi para pendaftar melalui PKB untuk mendapatkan rekomendasi tentu sudah tertutup.

Ia memperkirakan surat rekomendasi akan keluar pada pertengahan Desember 2017 dan bersamaan dengan keluarnya rekomendasi PDI Perjuangan yang kemungkinan juga pada pertengahan bulan yang sama.

“Setelah ada surat rekomendasi, kami akan langsung melakukan koordinasi dengan jajaran pengurus struktural PKB di Kudus untuk pemenangan Pilkada 2018,” ujarnya.

Dengan koalisi tersebut, maka untuk mengusung bakal pasangan calon pada Pilkada Kudus 2018 didukung 15 kursi mengingat PDI Perjuangan mengantongi sembilan kursi, sedangkan PKB enam kursi.

Sejumlah figur yang mengikuti penjaringan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Kudus 2018 melalui PKB, yakni Bupati Kudus periode 2003-2008 Muhammad Tamzil, Sri Hartini, Kharirotus Saadah, Jhony Raharjo, dan Ilwani.

Menanggapi koalisi PKB dengan PDI Perjuangan, M. Tamzil yang juga ingin mencalonkan diri sebagai bakal calon Bupati Kudus 2018 enggan mengomentari.

Ia mengaku optimistis bisa mendapatkan dukungan minimal sembilan kursi dari koalisi sejumlah partai politik agar dirinya bisa mencalonkan diri pada Pilkada Kudus 2018.

“Saya menunggu deklarasi saat pendaftaran di KPU Kudus nantinya,” ujarnya.(jpo/udi)