Beranda Sekolah Hebat Opini Guru Pita Pecahan Tingkatkan Prestasi Belajar Matematika Siswa

Pita Pecahan Tingkatkan Prestasi Belajar Matematika Siswa

35
Lilis Setiowati, S.Pd Guru SDN 4 Kaliwungu Kecamatan Mandiraja, Kabupaten Banjarnegara

Matematika merupakan ilmu universal yang mendesain perkembangan teknologi modern, mempunyai peran dalam berbagai disiplin ilmu dan memajukan daya pikir manusia. Ilmu matematika membekali siswa dengan kemampuan berpikir logis, analitis, sistematis, kritis, dan kreatif serta kemampuan dan kerjasama. Seperti yang disebutkan Mustafa dalam Tri Wijayanti (2011) bahwa Matematika adalah ilmu tentang kuantitas, bentuk, susunan, dan ukuran, yang utama adalah metode dan proses untuk menemukan dengan konsep yang tepat dan lambang yang konsisten, sifat dan hubungan antara jumlah dan ukuran, baik secara abstrak, matematika murni atau dalam keterkaitan manfaat pada matematika terapan. Karena inti dari Matematika adalah metode dan proses untuk menemukan konsep, maka diperlukan berbagai media ataupun alat peraga dalam pelaksanaan pembelajarannya. Apalagi di tingkat sekolah dasar dimana karakteristik peserta didik masih dalam taraf operasional konkrit.

Dari hasil pengamatan di kelas V SD Negeri 4 Kaliwungu Kecamatan Mandiraja, dalam belajar matematika siswa terlihat merasa bosan dan tidak mempunyai ketertarikan. Pelajaran Matematika dikenal siswa juga merupakan pembelajaran yang menakutkan sehingga tak ada motivasi dalam diri siswa. Guru yang kurang kreatif dalam mengemas pembelajaran juga turut andil dalam ketidakberhasilan dalam meningkatkan hasil belajar matematika. Dalam hal ini guru benar-benar dituntut untuk berinovasi dan berkreatifitas dalam penerapan metode pembelajaran dan penggunaan media pembelajaran.

Media pembelajaran menurut Azhar (2011) adalah alat bantu pada proses belajar baik di dalam maupun diluar kelas, lebih lanjut dijelaskan bahwa media pembelajaran adalah komponen sumber belajar atau wahana fisik yang mengandung materi intruksional di lingkungan siswa yang dapat merangsang siswa untuk belajar. Sebagai langkah memperbaiki kondisi di SD Negeri 4 Kaliwungu untuk meningkatkan prestasi belajar siswa, penulis terfokus pada penggunaan media pembelajaran sebagai sarana untuk merangsang siswa untuk belajar.

Pada materi pecahan dengan kompetensi dasar 3.1 Menjelaskan dan melakukan penjumlahan dan pengurangan dua pecahan dengan penyebut berbeda dan 4.1 Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan penjumlahan dan pengurangan dua pecahan dengan penyebut berbeda, penulis menggunakan media Pita Pecahan. Media pita pecahan adalah media pembelajaran untuk materi pecahan dalam Matematika yang terbuat dari pita berukuran lebar 5 cm dengan panjang pita yang relatif. Pada pita pecahan ini terdapat garis-garis vertikal yang menggambarkan nilai suatu pecahan.

Sebelum membuat pita pecahan, perlu disiapkan bahan, yaitu pita Jepang, gunting, penggaris, dan spidol. Adapun langkah pembuatan media pita pecahan adalah sebagai berikut: siapkan pita,  ukurlah bagian-bagian pita yang akan digaris, pastikan ukuran bagian pita sama, dan dapat pula ditambahkan arsiran atau warna-warna tertentu agar terlihat menarik. Pita pecahan ini, digunakan guru ketika menjelaskan nilai suatu pecahan. Dengan demikian siswa dapat membandingkan nilai pecahan dan menentukan barisan pecahan yang urut dari besar ke kecil dan kecil ke besar. Tentunya langkah tersebut menjembatani siswa agar dapat menyamakan penyebut sebelum melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan pecahan berpenyebut tidak sama.

Dalam Penggunaan media ini terbukti sangat efektif dalam memotivasi, merangsang kemauan belajar, dan meningkatkan hasil belajar siswa. Setelah penggunaan media pita pecahan, 83% siswa nilai matematikanya di atas KKM. Tentunya ini sangat menggembirakan, karena penggunaan media pita pecahan berkontribusi terhadap keberhasilan pembelajaran Matematika di kelas V SD Negeri 4 Kaliwungu Kecamatan Mandiraja. Penggunaan pita pecahan ini, dapat pula dicoba untuk diterapkan di kelas yang lain khususnya untuk materi pecahan.

Oleh:

Lilis Setiowati, S.Pd

Guru SDN 4 Kaliwungu

Kecamatan Mandiraja, Kabupaten Banjarnegara