Beranda Ekonomi PLN Siap Gratiskan 24 Juta Pelanggan 450 VA

PLN Siap Gratiskan 24 Juta Pelanggan 450 VA

44
CEK METERAN- Petugas PLN tengah melakukan pengecekan meteran listrik milik pelanggan. FOTO : IST/ANING KARINDRA/JATENG POS

JATENGPOS.CO.ID, JAKARTA — PT PLN (Persero) mendukung penuh kebijakan pemerintah untuk membebaskan pembayaran listrik bagi 24 juta pelanggan dengan daya 450 Volt Ampere (VA) dan memberikan diskon 50% bagi 7 Juta pelanggan dengan daya 900 VA bersubsidi. Keringanan biaya listrik ini akan berlaku selama tiga bulan yakni April, Mei, dan Juni 2020.

Perihal kebijakan pemerintah tersebut, Direktur Utama, PT PLN Persero, Zulkifli Zaini mengatakan kebijakan pembebasan tagihan untuk pelanggan 450VA dan keringanan tarif listrik 50% tersebut, sudah dibicarakan dan dikoordinasikan dengan PLN. Pemberian diskon tersebut diberikan pemerintah agar meringankan beban masyarakat kurang mampu, terkait dampak penyebaran pandemi virus covid-19/corona yang menganggu keberlangsungan perekonomian nasional. “Kami sangat mendukung dan siap melaksanakan kebijakan Pemerintah yang disampaikan oleh Presiden RI Bapak Joko Widodo,” ujar Zulkifli Zaini di Jakarta, Selasa (31/3/2020).

Zulkifli berharap dengan adanya kebijakan ini dapat meringankan beban masyarakat kecil sehingga diharapkan mereka tetap melakukan kegiatan seperti sediakala. Terkait hal tersebut, dirinya juga menghimbau agar masyarakat tetap melakukan pekerjaan atau berkegiatan dari rumah. Hal itu agar bisa memutus rantai penyebaran virus corona yang makin meluas
“Pembebasan dan diskon tarif listrik ini diharapkan dapat mendukung hal tersebut. Jadi masyarakat, khususnya yang tidak mampu, tidak harus khawatir dalam menggunakan listrik selama musim yang sulit ini,” ujar Zulkifli.

Seperti diketahui Presiden Indonesia, Joko Widodo telah mengambil kebijakan menggratiskan pembayaran dan diskon pengguna listrik, kepada 24 juta masyarakat miskina yang terdampak virus corona selama tiga bulan kedepan.

Selain itu, untuk pelanggan listrik dengan daya 900 VA bersubsidi akan diberikan diskon 50%. Sedangkan untuk pelanggan 900 VA yang jumlahnya 7 juta pelanggan akan didiskon 50 persen. “Artinya hanya bayar separo untuk April Mei dan Juni 2020,” kata Presiden Jokowi.

Selain insentif listrik, Jokowi pun mengumumkan beberapa stimulus ekonomi lainnya untuk meredam dampak virus corona. Seperti, menambah jumlah penerima PKH dari 9,2 juta menjadi 10 juta keluarga.

Selain itu, manfaat yang diterima pun dinaikkan sebesar 25%. Pemerintah pun menaikkan anggaran kartu pra kerja dari Rp10 triliun menjadi Rp20 triliun. (fid)