JATENGPOS.CO.ID, BATANG – Memiliki kesamaan sebagai daerah yang saat ini terus mengalami perkembangan terutama dalam hal realisasi investasi berbagai usaha dengan Kabupaten Batang. Pemerintah Kota Cilegon melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) studi banding Kabupaten Batang belum lama ini.

Kunjungan studi banding tersebut salah satunya yakni, DPM PTSP Pemkot Cilegon berkesempatan mengunjungi berbagai unit usaha binaan CSR PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) di wilayah Batang selaku pengembang PLTU Batang berkapasitas 2 x 1.000 MW.

Diantaranya adalah Lembaga Keuangan Mikro, Kelompok Usaha Bersama (KUB), hingga perpustakaan desa. Plt Kadis DPM PTSP Kota Cilegon, H. Dana Sujaksani mengatakan pihaknya melakukan kunjungan ini setelah melihat berbagai pencapaian CSR BPI selama ini termasuk dalam pengelolaan KUB-KUB.

“Kami berharap dapat mengaplikasikan terobosan  yang sudah dilakukan, khususnya untuk perusahaan di Kota Cilegon,” katanya.

Dijelaskan, hal ini juga menjadi peluang yang baik untuk perusahaan yang berinvestasi turut terlibat langsung dalam pembangunan melalui kegiatan pemanfaatan program Corporate Social Responsibility (CSR) masing-masing perusahaan.

Sementara itu, Manajer CSR PT. BPI Bhayu Pamungkas mengatakan saat ini BPI telah berhasil menginisiasi 153 KUB dengan jumlah anggota mencapai  2.305 orang. “Kini usahanya juga semakin beragam, mulai dari produksi makanan, kerajinan, jasa seperti laundry dan lainnya, hingga koperasi simpan pinjam. Masyarakat banyak yang terlibat, menjadikan ekonomi kesejahteraan mereka berubah lebih baik dari sebelumnya,” ujarnya.

Bhayu menyampaikan, salah satu bentuk kepedulian CSR dalam bidang pendidikan, BPI juga mengajak siswa SD/MI dan SMP di desa-desa terdampak seperti Ujungnegoro, Karanggeneng dan Ponowareng untuk mengunjungi lokasi PLTU.

“Selain memberikan informasi mengenai PLTU, melalui kegiatan ini kami berharap dapat mengenalkan anak-anak pada lingkungan sekitarnya termasuk informasi mengenai berbagai profesi yang dapat mereka jalani kelak,” tuturnya.

Dia menambahkan, sekitar awal bulan pada Jumat  (3/11) CSR BPI juga kembali meraih penghargaan yaitu Indonesia CSR Leadership Award 2017 yang diberikan pada peringatan World CSR Day. The Indonesia CSR Leadership Award merupakan penghargaan untuk para pemimpin yang memberikan kontribusinya pada penanaman nilai dan perubahan strategis untuk terciptanya pertumbuhan yang berkelanjutan.

“Melalui pendekatan MAD (Making a Difference) atau menciptakan perubahan, para pemimpin tersebut dinilai telah memberikan dampak dan keyakinan pada lingkungan sekitarnya untuk pengembangan masyarakat yang berkelanjutan,” tandasnya. (via/mg8)