Beranda Semarang Polda Jateng Semprotkan Disinfektan Secara Masal

Polda Jateng Semprotkan Disinfektan Secara Masal

35
SEMPROT - Kapolda Jateng, Pangdam Diponegoro, Walikota dan Wakil Walikota Semarang serta Kapolrestabes Semarang dan Dandim 0733/BS Semarang secara bersama-sama menyemprotkan disinfektan/antiseptik di Kawasan Kota Lama.

JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Dalam rangka memerangi wabah Covid_19 di wilayah Jawa Tengah maka Polda Jawa Tengah dan Kodam IV/Diponegoro serta instansi terkait melakukan penyemprotan disinfektan/antiseptik secara serentak di fasilitas umum dan daerah zona merah Covid-19, Selasa (31/3). Penyemprotan ini menindaklanjuti maklumat Kapolri dan Telegram Kapolri bernomor ST/868/III/KEP./2020 tentang antisipasi perkembangan virus Covid-19  dan kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah dalam penanganan virus Corona.

Kapolda Jawa Tengah, Irjen. Pol. Rycko Amelza Dahniel mengatakan ada 1.200 titik penyemprotan di seluruh Jawa Tengah dengan menurunkan 7.300 personel dari Polri, TNI, Pemerintah daerah, SAR, BPBD dan unsur lainnya. Perlu dicatat yang disemprotkan bukan disinfektan akan tetapi anti septi sehingga aman bagi tubuh manusia.

“Tujuan ini bukan hanya melakukan pencegahan tempat yang mungkin terdapat virus. Titik-titik yang diutamakan adalah titik yang didasarkan pemetaan yang sudah dibuat oleh provinsi, pemetaan yang sudah masuk zona merah dan titik-titik yang banyak tersebar baik itu yang positif, PDP maupun ODP, “katanya.

Tidak hanya menyemprot, kegiatan ini juga dibarengi dengan penerangan dan imbauan kepada masyarakat agar tetap dirumah, jaga jarak, selalu cuci tangan dengan sabun serta menjaga kesehatan dan kebersihan.

“Ini selalu akan kita gelorakan. kami ucapkan terima kasih kepada seluruh anggota Polri anggota TNI pemerintahan daerah juga terima kasih kepada dokter untuk kita semakin gotong royong untuk terus menjaga kesehatan lingkungan,” tegasnya.

Penyemprotan disinfektan dilakukan di sepanjang jalan prorokol di Kota Semarang menggunakan mobil water canon dan mobil pemadam kebakaran seperti Simpang lima, Jalan Pahlawan, Jalan Pemuda, Jalan Imam Bonjol, Jalan A. Yani, Pedurungan, Jalan MT Haryono, Jalan Dr Cipto, Peterongan bahkan Kota Lama. Selain itu juga Masjid Baiturahman, Jalan Gajahmada, Stasiun Poncol, Jalan MH Thamrin, Kampung Kali, Stadion Diponegoro, MAJT, Polrestabes Semarang, Kalisari, Bandara Lama, Krapyak, Kali banteng.

Sementara itu untuk daerah zona merah virus Corona yang dilakukan penyemprotan antar lain Semarang Utara di Kelurahan Kuningan dan Krobokan, Semarang Barat di Kelurahan Talangsari dan Manyaran, Semarang Tengah di Kelurahan Kembangsari dan Ramunharjo, Semarang Selatan di Kelurahan Randusari, Gajah mungkur dan Bendungan, dan Kecamatan Candisari. Hal yang sama juga dilakukan jajaran Polri dan TNI di 35 Kabupaten/Kota se Jawa Tengah.

Kapolda juga meminta masyarakat untuk membantu pemerintah supaya penyebaran covid_19 dapat diminimalisir dengan tetap dirumah jangan berpergian dahulu kecuali sangat penting, hindari kerumunan dan jaga jarak dengan masing-masing orang. Selain itu tetap rajin cuci tangan dan membersihkan rumah serta lingkungan.

“Tetap dirumah jangan kemana-mana kecuali penting karena kita tidak pernah tahu orang yang kita temui itu sehat atau tidak. Dengan tetap dirumah itu sudah sangat membantu kami,” pungkasnya.(akh)