Beranda Hukum & Kriminal Polres Wonogiri Terima Penghargaan UNIBA, Kategori Pelayanan Publik Wilayah Bebas Korupsi

Polres Wonogiri Terima Penghargaan UNIBA, Kategori Pelayanan Publik Wilayah Bebas Korupsi

29
Penyerahan penghargaan dari LP3M UNIBA Surakarta pada Polres Wonogiri.
JATENGPOS.CO.ID, SOLO – Lembaga penelitian Pengembangan dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP3M) Universitas Islam Batik (UNIBA) Surakarta memberikan Penghargaan kepada Polres Wonogiri atas perolehan capaian Indek Presepsi Korupsi dengan predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).
Penghargaan diserahkan oleh ketua LP3M UNIBA Dr. Ida Aryati, didampingi ketua Tim peneliti Dr. Supawi Pamenang, pada Kapolres Wonogiri AKBP Christian Tobing, di Mapolres Wonogiri, Senin (24/8/2020).
Capaian tersebut berdasarkan hasil penelitian yang dilaksanakan pada bulan juli-agustus 2020. Dengan obyek penelitian ini adalah Sistem Pelaksanaan Anti Korupsi yang ada di Polres Wonogiri.
“Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan Polres Wonogiri kepada masyarakat pada 17 unit layanan publik ini telah dilakukan dengan sangat baik, sehingga memberikan kepuasan yang tinggi bagi masyarakat. Hal seperti ini terjadi karena manajemen pelayanan dilakukan dengan baik oleh Polres Wonogiri,” kata ketua Tim peneliti Dr. Supawi Pamenang, ditemui di Kampus UNIBA Surakarta.
Supawi Juga menyampaikan bahwa berdasarkan pengakuan para responden diketahui bahwa sistem Penegakan Anti Korupsi di Polres Wonogiri sudah terbukti sangat efektif. Maka kebijakan ini harus dilanjutkan, dan secara berkala agar senantiasa dimonitoring dan evaluasi.
Kondisi yang benar-benar sudah baik ini  jangan sampai dinodai oleh pencemaran perilaku yang tidak baik. Apalagi Polisi adalah salah satu matra penegak keadilan dan mengayomi masyarakat.
Ditambahkan ketua LP3M Dr. Ida Aryati, survey dilakukan agar dapat mengungkap sejauh mana Sistem Pelaksanaan Anti Korupsi di institusi kepolisian, maka dilakukan survei ke masing-masing unit kerja yang ada di Polres Wonogiri yang melibatkan masyarakat pengguna.
Pengungkapan yang utama adalah dengan meminta anggota polisi dan staff yang dijadikan responden untuk menjawab butir pertanyaan yang telah didesain oleh tim peneliti.

Kapolres Wonogiri AKBP Christian Tobing, mengatakan jajarannya telah mencanangkan zona integritas, dengan indeks persepsi korupsi yang harus dinilai oleh pihak internal dan eksternal.

“Dari hasil penilaian mendapatkan predikat bagus baik internal maupun external. Harapan dengan hasil survey tersebut mampu meningkatkan kinerja Polres Wonogiri dalam melayani masyarakat semakin prima demi mewujudkan polisi yang Promoter profesional, modern dan terpercaya,” tegasnya.

Diketahui survey Perilaku Anti Korupsi ini merupakan yang pertama di Polda Jawa Tengah. Harapan ke depan, seluruh polres dalam melakukan pelayanan publik tetap melayani dengan baik dan jauh dari KKN, sehingga akan menimbulkan kepercayaan tinggi masyarakat terhadap kepolisian.(dea/bis)