Beranda Sekolah Hebat Opini Guru Praktik PUB Tumbuhkan Jiwa Entrepreneurship Siswa

Praktik PUB Tumbuhkan Jiwa Entrepreneurship Siswa

BERBAGI
Tutik Triyatminingsih, S.Pd Guru Tata Boga SMK NEGERI 1 BOYOLALI
Tutik Triyatminingsih, S.Pd Guru Tata Boga SMK NEGERI 1 BOYOLALI

JATENGPOS.CO.ID, – Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) merupakan salah satu lembaga pendidikan yang menciptakan sumber daya manusia yang memiliki kemampuan, keterampilan dan keahlian.Mata pelajaran yang berhubungan dengan kemampuan ketrampilan dan keahlian adalah salah satunya mata pelajaran Kewirausahaan dan Pengelolaan Usaha Boga (PUB),inimerupakan kompetensi yang terdapat di SMK Jurusan Tata Boga. Siswa diajari dari tahap bagaimana cara membuat produk, sampai tahap pemasaran. Membuka suatu usaha, tidak terkecuali usaha boga tentu ada sesuatu yang ingin dicapai. Membuka suatu usaha, dan usaha itu berhasil dalam arti menghasilkan profit dan berkembang, sudah barang tentu menjadi tujuan yang diharapkan. Usaha ini adalah usaha yang dapat dilakukan untuk melatih siswa agar memiliki jiwa wirausaha (entrepeneur ).Namun demikian tidaklah semudah itu bisa kita dapatkan, seperti halnya semudah membalikkan telapak tangan, banyak hal yang mesti kita lakukan dan upayakan bahkan dengan berbagai pengorbanan baik moral maupun material.

Pengolahan usaha boga adalah pengaturan suatu kegiatan penyelenggaraan di bidang makanan dalam jumlah yang banyak dan diselenggarakan secara komersial. Sesuai dengan sifatnya yang komersial maka tujuan dari pengelolaan usaha jasa boga adalah untuk mendapatkan keuntungan sesuai dengan prinsip ekonomi.Pengelolaan Usaha Jasa Boga (PUB) yang diharapkan dapat memberikan manfaat pada kesiapan siswa SMK menjadi wirausaha. Jelas berbagai persiapan perlu dilakukan, mulai dari perencanaan sampai dengan pengendalian, atau dengan kata lain langkah-langkah manajemen usaha baru perlu dipersiapkan dengan sungguh-sungguh.Berikut langkah-langkah perancangan usaha dibidang boga meliputi .

PertamaAnalisis SWOT Analisis SWOT merupakan suatu alat formulasi strategi yang dapat dilakukan untuk mempersiapkan suatu usaha. Analisis ini didasarkan pada logika yang dapat memaksimalkan suatu kekuatan (strengths) dan peluang (opportunities), namun secara bersamaan dapat meminimalkan kelemahan (weaknesses) dan ancaman (threats).

Kedua Menetapkan Tujuan dan SasaranUntuk mencapai suatu tujuan usaha/bisnis harus mempunyai sarana (means) dan mempunyai sumber daya (resources). Jika saranadan sumber daya tersebut belum ada, harus menyediakannya terlebihdahulu, sehingga dapat mempergunakannya untuk mengejar tujuan bisnis

Ketiga Spesifikasi Usahamemberikan gambaran secara spesifik dan rinci mengenaipengelolaan restoran, misalnya: a) siapa yang akan mengelola apakahsiswa, siswa dan guru atau melibatkan juga tenaga dari luar.

Keempat pentingnya perancanganpentingnya perancangan didasari oleh, misalnya:perlunya media pembelajaran bagi siswa untuk menumbuhkembangkanjiwa kewirausahaan, skill dalam mengolah produk dan pelayanan,  media bagi siswa untuk mempelajari berbagai karakteristik konsumen,  media bagi siswa untuk memahami permasalahan secara nyata di lapangan, media bagi sekolah untuk membentuk brand imagedi masyarakat.

Kelimamanfaat perancangansesuatu yang dapat dirasakan dan memberikan nilai tambah baikbagi siswa, sekolah maupun pihak lain.

KeenamAsumsi PerancanganMisalnya: a) tersedianya lahan yang luas dan benar-benar dapatdimanfaatkan untuk pendirian suatu restoran, b) ada sumbermodal yang akan mendukung pendirian restoran dan c) kesiapanmental siswa dan guru untuk mengelola suatu restoran.

Ketujuh Implementasi UsahaImplementasi usaha adalah proses yang mengubah rencanamenjadi aktivitas yang meyakinkan bahwa aktivitas tersebut memenuhitujuan sesuai dengan yang direncanakan.

KedelapanPengendalian/pengawasan, pengawasan/pengendalian dilakukan untuk mengetahui seberapa jauh tujuan yang ditetapkan dapat dicapai.

Kesembilan Keterbatasan PerancanganBerbagai hal yang pada kenyataannya tidak dapat dilaksanakan secara maksimal misalnya: aspek permodalan, fasilitas produksi, pelayanan yang masih terbatas dan profesionalisme serta manajemen yang masih kurang baik.

Dengan langkah-langkah perancangan pengolahan usaha dibidang boga, siswa  memiliki kemampuan merencanakan usaha, memiliki jiwa enterpreneur dalam mencari kesempatan berwirausaha guna mewujudkan kemandirian. Dan menjadikan  aktif, kreatifuntuk menghasilkan karya serta berani mengambil resiko atas waktu, modal dan jasa yang telahdikeluarkannya.

 

Tutik Triyatminingsih, S.Pd
Guru Tata Boga
SMK NEGERI 1 BOYOLALI
BERBAGI