Beranda Jateng Solo Prodi Manajemen FE Univet Sukoharjo Raih Akreditasi B dari BAN PT

Prodi Manajemen FE Univet Sukoharjo Raih Akreditasi B dari BAN PT

25
Assessment akreditasi oleh BAN-PT yang dilakukan secara daring

JATENGPOS.CO.ID, SUKOHARJO – Program Studi S 1 Manajemen Fakultas Ekonomi (FE) Univet Bantara Sukoharjo meraih status akreditasi peringkat B.

Peringkat tersebut berdasarkan Surat Keputusan dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) nomor 5526/SK/BAN- PT/Akred/S/IX/2020 tentang status akreditasi prodi Manajemen yang berlaku hingga tahun 2025
mendatang.

“Sebelumnya, BAN PT sudah melakukan asesmen lapangan secara daring terhadap prodi ini pada 24—25 Agustus 2020. Hasilnya Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi Univet meraih akreditasi B,” kata Salman Faris Insani, SE, MM, Ketua Program Studi Manajemen FE Univet Sukoharjo, Jumat (18/9/2020).

Program Studi Manajemen sendiri merupakan salah Program Studi unggulan di Univet Bantara Sukoharjo yang didirikan pada tahun 2013. Prodi ini memiliki visi menjadi Prodi Manajemen yang mandiri, berkarakter, memiliki nilai-nilai kejuangan, dan unggul di bidang Manajemen Khususnya di Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) pada
Tahun 2029 di Solo Raya.

“Kendati telah mendapatkan akreditasi B, tak lantas membuat kami berpuas diri. Kedepan, Program Studi Manajemen FE Univet akan terus meningkatkan kualitas secara berkelanjutan melalui sinergisitas seluruh elemen civitas akademika,
baik dosen, mahasiswa, dan karyawan,” imbuhnya.

Di samping itu, pihaknya juga akan mempersiapkan kurikulum terbaru untuk menyesuaikan diri dengan kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, yakni MERDEKA BELAJAR:KAMPUS MERDEKA.

Dr. Sri Wahyu Agustiningsih, Dekan FE Univet Sukoharjo menambahkan,
keberhasilan ini merupakan hasil kerjasama semua pihak dalam pengisian borang akreditasi maupun menghadapi visitasi Tim Asesor BAN-PT, mulai dari dosen, karyawan, mahasiswa,
alumni, serta mitra kerja sama.

“Pencapaian ini sebagai semangat untuk lebih berprestasi dan berkontribusi bagi universitas, dunia pendidikan dan masyarakat,” tandas Dr Sri Wahyu Agustiningsih. (Dea)