Beranda Jateng Banyumas Relawan PMI Banjarnegara Sosialisasi Protokol Kesehatan ke Objek Wisata

Relawan PMI Banjarnegara Sosialisasi Protokol Kesehatan ke Objek Wisata

6
Relawan PMI Banjarnegara sosialisasi mengenai protokol kesehatan di objek wisata.

JATENGPOS.CO.ID, BANJARNEGARA – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, terus menggencarkan sosialisasi mengenai protokol kesehatan di objek wisata yang ada di wilayah setempat dalam rangka mencegah penyebaran COVID-19.

“Kami ingin mengajak masyarakat untuk berperan aktif mencegah COVID-19 dengan menerapkan protokol kesehatan termasuk saat berada di kawasan objek wisata,” kata Ketua PMI Kabupaten Banjarnegara, Setiawan di Banjarnegara, Kamis.

Dia mencontohkan pihaknya baru saja menggelar sosialisasi mengenai protokol kesehatan di objek wisata Dataran Tinggi Dieng di wilayah Kabupaten Banjarnegara.

“Relawan PMI Kabupaten Banjarnegara turun langsung untuk melakukan sosialisasi dan edukasi kepada para wisatawan dan juga masyarakat yang ada di sekitar objek wisata itu,” katanya.

Dia mengatakan upaya tersebut dilakukan PMI Kabupaten Banjarnegara untuk membantu pemerintah menekan angka pertambahan jumlah kasus COVID-19 di wilayah ini.

“Selain di objek wisata kami juga melakukan sosialisasi dan edukasi mengenai protokol kesehatan di ruang-ruang publik lainnya yang ada di wilayah ini,” katanya.

Dia mengatakan selain melakukan sosialisasi dan edukasi pihaknya juga secara berkala menyemprotkan disinfektan di sejumlah ruang publik yang ada di Kabupaten Banjarnegara.

“Berbagai cara kami lakukan guna membantu upaya pemerintah memutus mata rantai COVID-19 dan juga meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap protokol kesehatan,” katanya.

Sebelumnya, Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono juga meminta warga untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran COVID-19.

“Kami tidak bosan terus mengimbau warga agar disiplin menerapkan protokol kesehatan dalam rangka adaptasi kebiasaan baru,” katanya.

Dia mengatakan hal itu diperlukan guna memutus mata rantai penyebaran COVID-19 di wilayah setempat.

“Masyarakat bisa tetap produktif dan beraktivitas namun tetap mengedepankan protokol kesehatan agar aman dari kemungkinan paparan virus,” katanya.

Bupati juga mengajak seluruh warga untuk berperan aktif memutus mata rantai penyebaran COVID-19 dan menerapkan ptotokol kesehatan guna kebaikan bersama. (fid/ant)