Beranda Sekolah Hebat Opini Guru Reward And Punishment Tumbuhkan Sikap Belajar Matematika

Reward And Punishment Tumbuhkan Sikap Belajar Matematika

42
Sarjono, S.Pd. Guru Matematika SMP Negeri 1 Gabus Kabupaten Pati
Sarjono, S.Pd. Guru Matematika SMP Negeri 1 Gabus Kabupaten Pati

Setiap manusia pastilah senantiasa membutuhkan pendidikan dalam hidupnya. Pendidikan merupakan usaha sadar agar manusia dapat mengembangkan potensi dirinya melalui pembelajaran. Pendidikan berfungsi untuk memanusiakan manusia, sangat berperan aktif dalam mengembangkan sumber daya manusia agar menjadi pribadi yang cerdas dan berakhlak mulia, dengan meningkatkan sumber daya manusia akan menjadi modal utama berkembangnya suatu bangsa dan negara, sehingga baik pemerintah maupun masyarakat pada umumnya sudah sadar benar akan pentingnya pendidikan untuk anak-anak generasi penurus bangsa.

Sekolah berupaya semaksimal mungkin menghasilkan siswa berprestasi yang mampu bersaing secara global. Namun kenyataannya hanya ada beberapa siswa yang berprestasi, hal ini disebabkan karena masih banyak siswa yang melakukan pelanggaran tata tertib/peraturan dalam pembelajaran yang berlangsung seperti berbicara sendiri, menggangu teman disebelahnya, keluar masuk saat pembelajaran berlangsung atau bahkan hanya sekedar memperhatikan tanpa memahami penjelasan yang diberikan. Dalam kondisi yang demikian tentu akan sangat berpengaruh pada penurunan sikap dan prestasi belajar matematika pada materi Bangun Ruang Sisi Datar di kelas VIII-G SMP Negeri 1 Gabus.

Guru merupakan orang yang paling bertanggung jawab dalam menumbuhkan sikap belajar siswa dikelas. Sikap belajar siswa sangat diperlukan untuk mendukung siswa dalam hal belajar, sehingga dapat menumbuhkan semangat dan sikap belajar siswa agar siswa berprestasi. Agar siswa dapat mencapai prestasi belajar yang bagus tidak cukup dengan memberikan suatu pembelajaran yang menarik, namun guru juga perlu menerapkan reward and punishment, karena secara tidak langsung dengan guru memberikan reward and punishment sama halnya guru telah memberikan perhatian tersendiri bagi siswa.

Menurut M. Ngalim Purwanto (2006: 182),“reward adalah alat untuk mendidik anak-anak supaya anak dapat merasa senang karena perbuatan atau pekerjaan-pekerjaannya mendapat penghargaan”. Sedangkan menurut Hamruni (2008:120),“punishment adalah penderitaan yang diberikan atau ditimbulkan dengan sengaja oleh pendidik setelah siswa melakukan pelanggaran atau kesalahan”.

Beberapa bentuk reward antara lain: Pertama pendorong dalam bentuk lisan seperti “Hebat”, “Luar biasa”, “Semuanya betul”, “Bagus sekali”, “Hebat kamu”, “Wah, ini bagus”, “Kau boleh bangga”, “Bukan main”, “Wah, sempurna”, “Tugas yang gemilang”, “Senang sekali”, “Kamu pintar kali ini”, “Wah, ini yang paling bagus”. Kedua tulisan atau simbol seperti tulisan (Baik!, Rapi!, Bagus!, Ya!, Hebat!, 100%), simbol (simbol senyum, gambar tempel, stiker, bintang). Ketiga hadiah istimewa seperti memimpin kelompok, pemberian buku, pensil, dan lain sebagainya. Adapun bentuk-bentuk punishment antara lain: Menasehati, memberi arahan, teguran atau sanksi. Metode pemberian punishment (hukuman) adalah cara terakhir yang dilakukan, saat sarana atau metode lain mengalami kegagalan dan tidak mencapai tujuan.

Reward and punishment adalah pemberian konsekuensi yang menyenangkan bagi seseorang yang berprestasi atau berbuat sesuai dengan peraturan dan pemberian konsekuensi yang tidak baik bagi seseorang yang melanggar peraturan. Tujuan reward and punishment adalah untuk menumbuhkan sikap dan prestasi belajar agar siswa memiliki semangat dalam belajar untuk mendapatkan reward dan termotivasi juga untuk belajar agar tidak mendapatkan punishment.

Reward and punishment merupakan suatu bentuk, cara, atau strategi yang digunakan guru untuk membangkitkan, menumbuhkan, memelihara, dan meningkatkan motivasi belajar siswa di sekolah agar seluruh siswa terdorong untuk melakukan usaha-usaha berkelanjutan dalam rangka pencapaian tujuan pembelajaran dan untuk menumbuhkan sikap dan prestasi belajar matematika.

Oleh: Sarjono, S.Pd.

Guru Matematika SMP Negeri 1 Gabus Kabupaten Pati