Beranda Pilkada Serentak 2018 Rohadi Widodo Maju Melawan Juliyatmono

Rohadi Widodo Maju Melawan Juliyatmono

Keputusan Gerindra Berubah,  Gandeng Pebisnis Perempuan

BERBAGI
BISA MAJU:Pasangan bakal calon bupati dan wakil Rohadi Widodo - Ida Retno Wahyuningsih mendaftar ke KPU Karanganyar.
BISA MAJU:Pasangan bakal calon bupati dan wakil Rohadi Widodo - Ida Retno Wahyuningsih mendaftar ke KPU Karanganyar.

JATENGPOS.CO.ID, KARANGANYAR – Pilkada 2018 di Kabupaten Karanganyar dipastikan berlangsung panas. Pilkada tersebut yang semula diprediksi hanya ada satu pasang calon,  ternyata akhirnya dua pasang.

Koalisi Kerakyatan PKS dan Partai Gerindra resmi mendaftarkan pasangan calon bupati Rohadi Widodo dan Ida Retno Wahyuningsih (Rohadi-Ida) di detik-detik akhir, Rabu (17/1) malam. Langkah ini benar benar mengejutkan banyak pihak, selain membuyarkan rencana koalisi besar melawan kotak kosong juga menjadi ajang perlawanan balik Rohadi Widodo kepada Juliyatmono yang meninggalkannya dan berpasangan dengan Rober Christanto dari PDIP membentuk Yu-Ro Baru.

Rohadi bisa mendaftarkan diri tak lepas dari keputusan Partau Gerindra yang berubah.  Awalnya,  partai yang memiliki empat kursi ini ikut mengusung Juliyatmono, namun pada masa perpanjangan waktu pendaftaran merubah dukungan.

“Kedatangan kami ke KPU ini bermaksud untuk mendaftar. Semoga bisa diterima dan masyarakat berkenan menerima kami. Harapannya bisa membawa keberkahan,” kata Rohadi Widodo kader terbaik PKS yang saat di KPU Karanganyar,  Rabu malam (17/1).

Pria yang sekarang menjadi Wakil Bupati Karanganyar ini menuturkan, setelah ditinggalkan itu rasanya sungguh berat, sampai menitikkan air mata. Awalnya, semua kader dikumpulkan sudah seleh dan pasrah serta mengambil sikap untuk pasif di Pilkada.

“Kita beri ucapan selamat. Tapi ada perpanjangan pendaftaran. Lalu ada yang mengenalkan saya dengan Bu Ida, seorang pembisnis wanita tangguh, lima hari saling mengenal. Dari awal memang saya tak berencana jadi calon bupati, pinginnya wakil saja. Semoga ini takdir kemenangan,” jelasnya dengan pancaran wajah penuh keoptimisan.

Panitia KPU menerima dan melakukan pemeriksaan berkas. Yang menarik adalah Partai Gerindra pusat yang sebelumnya menyatakan dukungan kepada pasangan Yu-Ro Baru, akhirnya mengambil alih wewenang DPC Gerindra Karanganyar. Sehingga, keputusan dukungan sebelumnya menjadi batal. Dengan demikian syarat pendfataran terpenuhi, dengan perwakilan 10 kursi DPRD Karanganyar, PKS enam kursi dan Gerindra empat kursi. Gema takbir dan sholawat nabi menggema di ruang KPU begitu dinyatakan pasangan Rohadi-Ida resmi mengikuti kontestasi Pilkada Karanganyar.

Ketua KPU Karanganyar Sri Handoko Budi Nugroho mengatakan, secara prinsip apa yang sudah disampaikan PKS dan Partai Gerindra sudah memenuhi syarat sebagai calon peserta Pilkada. Sehingga, dalam pilkada Karanganyar nanti ada dua calon.

“Dengan pengambil alihan DPP Gerindra itu sudah memenuhi syarat pasangan calon Rohadi – Ida lolos dan resmi jadi peserta Pilkada. Pasangan sebelumnya juga langsung bisa jadi calon meski ada perubahan komposisi. Selanjutnya, tanggal (18-19/1), para calon akan melakukan tes kesehatan di Rumah Sakit Moewardi Solo,” ujarnya. (yas/saf) .