Beranda Edukasi Rumah Sakit Gigi dan Mulut UMS Resmi Beroperasi

Rumah Sakit Gigi dan Mulut UMS Resmi Beroperasi

271

JATENGPOS.CO.ID, Solo — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Jawa Tengah resmi membuka Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Hj Soelastri yang terletak di kawasan Jalan Slamet Riyadi Solo.

“Dengan dibukanya rumah sakit ini merupakan bukti bahwa insyaAllah Muhammadiyah memberikan manfaat bagi masyarakat tanpa terkecuali,” kata Pimpinan Pusat Muhammadiyah Dahlan Rais pada pembukaan RSGM Hj Soelastri di Solo, Senin.

Ia mengatakan membuka rumah sakit gigi dan mulut merupakan suatu keharusan mengingat perguruan tinggi tersebut memiliki program studi serupa. “Ini bukan satu-satunya. Dalam waktu dekat akan disusul yang lain,” katanya. Mengenai digunakannya nama Hj Soelastri, menurut dia, karena pada saat itu Hj Soelastri menjadi salah satu inisiator berdirinya UMS. “Ibu-ibu pada saat itu tidak rela siswa Muhammadiyah diajar oleh guru laki-laki, misalnya pada saat senam guru terpaksa memegang, dari sisi agama juga bukan mahrom. Kenapa tidak mendirikan sekolah guru sendiri sehingga guru perempuan bisa mengajar siswa perempuan,” katanya. Ia juga mendorong rumah sakit tersebut segera menjalin kerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan agar bisa melayani pasien kurang mampu.

“Memang kalau dari sisi pendapatan itu kurang menguntungkan, tetapi pasien pasti akan lebih banyak,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kota Surakarta Siti Wahyuningsih mangapresiasi dibangunnya RS tersebut di jalan utama Kota Solo.

“Proses perizinan juga cukup cepat, kalau sudah memenuhi tidak ada alasan bagi Pemda untuk menghambat karena kesehatan menjadi tanggung jawab bersama,” katanya.

Menurut dia, dengan makin banyaknya fasilitas pelayanan kesehatan di Kota Solo akan semakin banyak pula pilihan masyarakat.

“Ini jadi tantangan bagi setiap rumah sakit untuk lebih baik, khususnya dalam memberikan yang terbaik untuk masyarakat,” katanya.

Ia juga berharap rumah sakit tersebut segera membuka fasilitas BPJS Kesehatan bagi masyarakat mengingat jumlah kasus pasien gigi BPJS Kesehatan sangat besar.
(fid)