Beranda Jateng Solo Santri Nurul Huda Siap Jaga Netralitas Pilkada Sragen

Santri Nurul Huda Siap Jaga Netralitas Pilkada Sragen

56
SILATURAHMI : Unit III Intelkam Polres Sragen saat bersilaturahmi dengan Syarif Hidayatullah pengasuh Ponpes Nurul Huda. Foto: ARI SUSANTO/JATENG POS

JATENGPOS.CO.ID, SRAGEN – Kalangan santri khususnya di Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Huda siap untuk menjaga netralitas dan menjaga kondusivitas menjelang pelaksanaan Pemilihan  Kepala Daerah (Pilkada) Sragen 2020. Hal itu disampaikan dalam pertemuan silaturahmi yang dilakukan Satuan Intelkam Polres Sragen dengan Syarif Hidayatullah selaku pengasuh  Ponpes Nurul Huda.

Pertemuan tersebut untuk penggalangan kelompok guna deteksi dini potensi konflik dan menciptakan situasi yang aman, damai dan sejuk menjelang pelaksanaan Pilkada Sragen dan terkait dampak Covid-19, di Ponpes Nurul Huda, Dukuh Plosorejo RT 08, Desa Plosorejo, Gondang, Sragen,Minggu (28/6).

Kapolres Sragen AKBP Raphael Sandhy Cahyo Priambodo, SIK melalui Kasat
Intelkam AKP Sumanto, SH mengatakan silaturahmi yang dilakukan untuk
mengajak seluruh elemen maupun organisasi masyarakat khususnya Ponpes
Nurul Huda untuk menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif menjelang
pilkada Sragen 2020, serta serta mengikuti protokol kesehatan terkait mewabahnya pandemi Covid-19.

“Kami berharap kepada pengasuh dan santri Ponpes Nurul Huda dapat berkomitmen menjaga Pilkada Damai Sragen. Tentunya juga dan mematuhi peraturan pemerintah menyikapi mewabahnya Covid-19 dengan bekerja sama bersama Polri,” papar AKP Sumanto.

Kasat Intelkam Polres Sragen AKP Sumanto juga berharap, para santri belajar yang rajin karena ilmu sangat penting untuk menyongsong masa depan.

“Apalagi ilmu agama dapat memperkuat akhlak kita.Selain itu kami juga memohon apabila nantinya sudah aktif dalam kegiatan di Ponpes kami mohon untuk mematuhi peraturan Pemerintah termasuk dalam pelaksanaan selalu melaksanakan protokol kesehatan,” tutur AKP Sumanto.

Ditambahkan Kanit III Sat.Intelkam Polres Sragen Ipda Joko Purwanto, hasil komunikasi yang terjalin dengan baik, diharapkan untuk mengantisipasi hal tak diinginkan. Selain itu pengasuh Ponpes Nurul Huda terus bekerjasama untuk mewujudkan dan mengamankan Pilkada Sragen 2020 yang damai.Mungkin nantinya terdapat pilihan yang berbeda, merupakan hal yang wajar dalam sebuah pesta demokrasi.

“Hanya saja, jangan sampai tercerai berai dan mau diadu domba kepentingan kelompok tertentu karena perbedaan pilihan. Selain itu, dalam mengantisipasi wabah covid-19, para santri selalu ikuti protokol kesehatan dengan  melakukan tes suhu, rajin cuci tangan dengan sabun dan jangan lupa selalu memakai masker setiap saat,” timpal Ipda Joko Purwanto.

Sementara Pengasuh Ponpes Nurul Huda, Syarif Hidayatullah siap bekerja sama dengan Polri untuk mewujudkan dan mengamankan Pilkada Sragen yang Aman, Damai dan Sejuk.

Dalam Pilkada Sragen 2020, Ponpes Nurul Huda akan bertindak dan sikap netral. Karena prinsipnya Ponpes Nurul Huda tidak terikat dengan Partai Politik maupun golongan apapun. Pihaknya juga memberikan kebebasan kepada pengurus maupun santri Ponpes Nurul Huda untuk berpolitik dan menentukan pilihan masing-masing selama tidak
mengatasnamakan Ponpes.

Dijelaskan Abah Syarif, saat ini Ponpes Nurul Huda mempunyai santri sekitar 300 orang, juga mempunyai madrasah. Hanya saja, karena ada pandemi covid-19 masih diliburkan dan melakukan aktivitas belajar di rumah.

Sedangkan dalam silaturahmi itu Polres Sragen diwakili empat anggota Unit III Sat.Intelkam yang bertemu dengan pengasuh Ponpes Nurul Huda sebanyak 30 orang.(ars/bis/rit)