Beranda Hukum & Kriminal Satu Pencuri Kayu Jati Dibekuk, 5 Lainnya Kabur

Satu Pencuri Kayu Jati Dibekuk, 5 Lainnya Kabur

BERBAGI

JATENGPOS.CO.ID. BLORA- Jajaran Polisi Hutan dan Polter Perum Perhutani KPH Cepu berhasil mengamankan pelaku pencurian kayu jati, Rabu (25/4). Pelaku yang bernama Tomo warga Desa Giyanti Kecamatan Sambong tersebut,ditangkap Polhut saat kepergok membawa kayu jati curian pada Rabu (25/4) sekitar pukul 02.00 wib.

Menurut Wakil Administratur Perhutani KPH Cepu Prasojo,penangkapan tersebut berawal saat Polhut dan Polter sedang melaksanakan patroli rutin di wilayah Giyanti.Tiba-tiba anggota Polhut berpapasan dengan pengendara motor yang membawa kayu jati.Saat ditanya surat-suratnya oleh petugas,ternyata pelaku tidak bisa menunjukkan bukti surat syah dari Perhutani.

“Saat itu kami sedang patroli.Tiba-tiba ditengah jalan berpapasan dengan pelaku.Karena tidak bisa menunjukkan surat,pelaku akhirnya kami amankan beserta barang buktinya,” ujar Prasojo yang juga koordinatot keamanan KPH Cepu,Kamis (26/4).

Selain mengamankan barang bukti berupa kayu jati balokan,petugas juga berhasil mengamankan sepeda motor milik pelaku.

“Dari tangan pelaku Tomo,kami mengamankan satu batang kayu jati,” ujarnya.

Setelah berhasil mengamankan pelaku Tomo dan barang buktinya,petugas kemudian kembali melakukan penyisiran.Dan ternyata,petugas juga menemukan 3 batang kayu jati yang sudah dibentuk persegi.Namun saat hendak disergap,5 orang pelaku lain berhasil kabur.

“Kelima pelaku yang kabur sudah kami kantongi identitasnya.Diantaranya berinisial E,A,B,P dan Ag. Dari 5 pelaku yang kabur,satu diantaranya menjadi calo,” ujarnya.

Pelaku Tomo yang berhasil ditangkap saat ini diserahkan ke Mapolsek Sambong beserta barang buktinya guna penyelidikan lebih lanjut.

“Disinyalir kayu jati tersebut berasal dari RPH Giyanti BKPH Ledok,” katanya.

Sementara itu Kapolsek Sambong AKP Sutarjo melalui Kanit Reskrim Polsek Sambong Lukman,membenarkan kejadian tersebut.

“Saat ini satu orang pelaku beserta 4 batang kayu jati diamankan di Mapolsek Sambong guna penyelidikan lebih lanjut,” ujar Lukman saat ditemui wartawan diruang kerjanya, Kamis (25/4). (jar/feb/muz)

BERBAGI