Beranda Politik Sayap Golkar Kompak Usung Aryanti Dewi

Sayap Golkar Kompak Usung Aryanti Dewi

259
BERBAGI
Kader dan simpatisan ormas sayap Partai Golkar Jateng yang terdiri dari Kosgoro 1957, Soksi dan AMPG kompak satu suara untuk mengusung Ariyanti Dewi disela Jalan Sehat HUT Partai Golkar ke-53 di Kantor DPD Partai Golkar, Minggu (3/12). FOTO : AMBAR ADI WINARSO/JATENGPOS.CO.ID

JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Ormas sayap Partai Golkar di Jateng kompak untuk mengusung Ariyanti Dewi dalam Pilgub Jateng 2018.

Hal itu disampaikan Ketua Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong (Kosgoro) 1957 Jateng Sutomo. Sebagai salah satu ormas pendiri Partai Golkar, Kosgoro memiliki tanggung jawab dan kewajiban, untuk ikut mensukseskan Pilgub Jateng.

“Yang terjadi di DPP tak berpengaruh  pada daerah. Kosgoro Jateng mendorong untuk konsolidasi Partai Golkar di seluruh lapisan, baik dari tingkat provinsi, kabupaten, kota, kecamatan hingga desa, menghadapi Pilkada dan Pilgub 2018 serta Pileg dan Pilpres 2019,” paparnya, disela jalan sehat HUT ke-53 Partai Golkar di kantor DPD Golkar Jateng, Minggu (3/12).

Dotegaskannya, bersama ormas sayap lainnya yakni Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (Soksi), dan Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR), sudah bulat satu suara untuk mengusung Ariyanti Dewi sebagai bakal cawagub Jateng 2018.

“Kita harapkan segera dilakukan koalisi dengan sejumlah partai politik di Jateng. Kita satu suara mengusung bakal calon wakil gubernur Ariyanti Dewi. Beliau ini sekarang menjabat sebagai Wakil Bendahara Umum DPP Partai Golkar,” ujarnya.

Sementara, Ketua Soksi Jateng Anton Lami Suhadi menyatakan berkomitmen politik ke Partai Golkar, pihaknya mempunyai tanggung jawab moral agar partai tersebut tetap solid dan diterima masyarakat.

“Kita yang tergabung dalam Tri Karya, semua solid, mendukung langkah kebijakan Partai Golkar. Arahnya bagaimana, massa kita bisa selalu solid. Kita ada dimana-mana tapi tidak kemana-mana, hanya ada satu yakni Partai Golkar,” tandasnya.

Dia berharap, apa yang terjadi di tingkat DPP segera terselesaikan dengan baik. Apalagi kabar beredar di media sosial cukup merisaukan para pemilih milenia, pihaknya tak ingin pemilih pemula itu lepas begitu saja hanya karena desas-desus tak berdasar. (aam/udi)