Beranda Sekolah Hebat Opini Guru Scribble Tingkatkan Minat Belajar Siswa

Scribble Tingkatkan Minat Belajar Siswa

BERBAGI
Florens Nurhayati, S.Kom
Florens Nurhayati, S.Kom

JATENGPOS.CO.ID, –  Scribble yang dalam Bahasa Indonesia artinya berantakan atau coret karena kata yang berantakan itu disusun menjadi sebuah kata atau kalimat yang mempunyai arti. Menurut Wikipedia bahasa Indonesia, scrabble adalah permainan papan dan permainan menyusun kata yang dimainkan 2 atau 4 orang yang mengumpulkan poin berdasarkan nilai kata yang dibentuk dari keping huruf di atas papan permainan berkotak-kotak (15 kolom dan 15 baris).

Biji permainan berupa keping berbentuk bujur sangkar yang bertuliskan huruf pada salah satu sisi. Pemain mengambil hingga sebanyak tujuh buah keping huruf dari kantong, dan berusaha menyusun kata secara mendatar atau menurun seperti teka-teki silang. Kata-kata yang dibuat harus merupakan kata yang diizinkan untuk dimainkan berdasarkan kamus standar sesuai dengan bahasa yang dimainkan. Pemain yang mengumpulkan total poin tertinggi dinyatakan sebagai pemenang.

Latar belakang penulis membuat alat pembelajaran Scribble adalah penulis menginginkan adanya alat pembelajaran yang dapat membantu peserta didik dalam memahami mapel simulasi dan komunikasi digital. Alat pembelajaran ini diharapkan dapat membantu peserta didik untuk meningkatkan minat belajar pada mata pelajaran simulasi dan komunikasi digital.

Penulis membuat alat pembelajaran scribble terinspirasi dari permainan Scribble yang hurufnya diajak dan kemudian diminta disusun menjadi sebuah kata atau kalimat.

Dengan perubahan yang penulis lakukan, maka penulis bisa membuat alat pembelajaran inovasi yang bisa digunakan dalam pembelajaran Simulasi dan Komunikasi Digital maupun pembelajaran lain.

Scribble yang penulis buat berbahan dasar tutup botol bekas. Alasan penulis memilih tutup botol karena ingin memanfaatkan limbah atau barang bekas sebagai media, selain itu juga mudah dicari dan murah. Meski demikian, kesederhanaan bahan pembuatan alat pembelajaran ini berbanding terbalik dengan manfaatnya yang sangat besar. Alat Pembelajaran Scribble membantu Peserta Didik dalam membangkitkan minat belajar siswa dalam mata pelajaran simulasi dan komunikasi digital yang biasanya pembelajaran lebih banyak menggunakan komputer sehingga peserta didik kurang adanya minat belajar teori.

Dengan adanya scribble, peserta didik mau tidak mau belajar teori. Scribble dibuat dengan bahan dasar tutup botol, masing – masing tutup botol di atasnya bertuliskan huruf dengan jumlah lebih dari 26 huruf. Dengan adanya scribble membuat suasana belajar peserta didik lebih menarik dan menyenangkan. Cara menggunakannya, guru membagi peserta didik dalam sebuah kelompok. Guru menyiapkan beberapa pertanyaan yang memiliki point yang berbeda – beda.

Pertanyaan tersebut diberikan kepada masing – masing kelompok, kelompok yang diberikan pertanyaan wajib menjawab pertanyaan dengan menyusun huruf – huruf dari tutup botol menjadi sebuah kata atau kalimat yang mengandung jawaban dari pertanyaan yang diberikan guru. Jika jawaban dari kelompok tersebut benar maka kelompok tersebut mendapat point dari pertanyaan tersebut tapi jika salah guru melempar pertanyaan tersebut ke kelompok lain. Jika kelompok lain menjawab dengan benar maka mendapat point dari pertanyaan tersebut.

Masing – masing kelompok berusaha untuk menjawab pertanyaan sebanyak – banyaknya supaya mendapatkan banyak point. Kelompok yang pointnya banyak mendapat nilai tertinggi sedangkan kelompok yang pointnya sedikit mendapat nilai sedikit pula. Agar mendapat nilai tertinggi, masing – masing kelompok berusaha belajar dengan giat dirumah sehingga pada saat guru memainkan alat pembelajaran scribble mereka bisa menjawab pertanyaan dengan benar dan mendapatkan point yang banyak.

Dengan demikian alat pembelajaran scribble dapat meningkatkan minat peserta didik dalam proses belajar mengajar di kelas khususnya pada pembelajaran simulasi dan komunikasi digital. Alat pembelajaran scribble dapat dimainkan atau digunakan pada mata pelajaran yang lain.

Florens Nurhayati, S.Kom

BERBAGI